- 20 Apr 2021
- 5 menit membaca
Diperbarui: 7 Jul
KEMARAHAN rakyat Banjar kepada Pemerintah Hindia Belanda memuncak setelah politik dalam negeri mereka diusik. Mereka dianggap telah mencampuri urusan naik dan turunnya takhta di Kesultanan Banjar. Lebih dari itu, bahkan menempatkan seorang penguasa boneka di takhta tertinggi kesultanan itu.
Selama perang berlangsung, muncul tokoh-tokoh terkemuka yang menjadi harapan rakyat Banjar di medan pertempuran. Mereka berusaha keras mengusir para penjajah dari tanah airnya. Sebut saja Pangeran Antasari, Pangeran Hidayatullah, Demang Lehman, Haji Bajasin, Tumenggung Antaluddin, dan sebagainya.
Di antara banyaknya tokoh yang menjadi pahlawan dalam Perang Banjar, ada seorang penguasa yang dicap sebagai pengkhianat oleh rakyat. Dia adalah Pangeran Muda Ariffbillah. Dia dianggap sebagai kaki tangan Belanda yang berusaha menghabisi Pangeran Hidayatullah dan mengacaukan jalannya perang. Namun di balik tindakan pengkhianatannya terdapat sebuah kisah yang tidak banyak orang tahu.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















