top of page

Di Balik Pengkhianatan Pangeran Muda Ariffbillah

Kisah seorang pangeran yang dianggap sebagai kaki tangan Belanda semasa Perang Banjar. Tapi benarkah dia seorang pengkhianat?

loading_historia_white.gif
transparant.png

Suasana Perang Banjar 1859-1865. (Wikimedia Commons).

20 Apr 2021
5 menit membaca

Diperbarui: 7 Jul

KEMARAHAN rakyat Banjar kepada Pemerintah Hindia Belanda memuncak setelah politik dalam negeri mereka diusik. Mereka dianggap telah mencampuri urusan naik dan turunnya takhta di Kesultanan Banjar. Lebih dari itu, bahkan menempatkan seorang penguasa boneka di takhta tertinggi kesultanan itu.


Selama perang berlangsung, muncul tokoh-tokoh terkemuka yang menjadi harapan rakyat Banjar di medan pertempuran. Mereka berusaha keras mengusir para penjajah dari tanah airnya. Sebut saja Pangeran Antasari, Pangeran Hidayatullah, Demang Lehman, Haji Bajasin, Tumenggung Antaluddin, dan sebagainya.


Di antara banyaknya tokoh yang menjadi pahlawan dalam Perang Banjar, ada seorang penguasa yang dicap sebagai pengkhianat oleh rakyat. Dia adalah Pangeran Muda Ariffbillah. Dia dianggap sebagai kaki tangan Belanda yang berusaha menghabisi Pangeran Hidayatullah dan mengacaukan jalannya perang. Namun di balik tindakan pengkhianatannya terdapat sebuah kisah yang tidak banyak orang tahu.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Djalimin was sentenced to 15 years in prison for killing a Dutch man who was about to rape her. A question posed by a member of the Indonesian House of Representatives to the government led to her release.
bg-gray.jpg
Bersama Henk Sneevliet, Adolf Baars mempelopori komunisme di Indonesia. Takdir keduanya setali tiga uang, berakhir tragis di tangan Nazi.
bg-gray.jpg
Jauh di pedalaman hutan Papua yang terisolasi, sejumlah warga Lampung turut menjalani hidup sebagai tahanan politik. Salah satunya adalah Sjahmin Pandjinegara.
bg-gray.jpg
PKI memiliki tradisi intelektual yang kuat. Membawa gagasan ke tengah masyarakat melalui pendidikan dan pemberantasan buta huruf. Hasilnya menjadi salah satu partai terbesar.
Atlet Kanada Duncan McNaughton tak dijagokan dalam cabang olahraga atletik di Olimpiade Los Angeles 1932. Bertanding melawan teman baiknya, McNaughton justru berhasil meraih medali emas di nomor lompat tinggi.
Atlet Kanada Duncan McNaughton tak dijagokan dalam cabang olahraga atletik di Olimpiade Los Angeles 1932. Bertanding melawan teman baiknya, McNaughton justru berhasil meraih medali emas di nomor lompat tinggi.
Bak kanker kronis, rasisme tetap tumbuh di lapangan hijau. Mencoreng keindahan sepakbola.
Bak kanker kronis, rasisme tetap tumbuh di lapangan hijau. Mencoreng keindahan sepakbola.
Perkembangan zaman membuat tarian Jawa beradaptasi agar tetap bertahan.
Perkembangan zaman membuat tarian Jawa beradaptasi agar tetap bertahan.
Dari seukuran lampu petromak, pemantik kini bisa digenggam dan mengisi kantong para perokok.
Dari seukuran lampu petromak, pemantik kini bisa digenggam dan mengisi kantong para perokok.
Lika-liku kehidupan atlet anggar berdarah Yahudi di tengah politik rasialis Nazi. Diakui terbaik sepanjang masa namun mati muda.
Lika-liku kehidupan atlet anggar berdarah Yahudi di tengah politik rasialis Nazi. Diakui terbaik sepanjang masa namun mati muda.
Trauma itu tak pernah hilang. Namun Kroasia tetap menatap ke depan hingga bisa berbangga dengan prestasi di Piala Dunia.
Trauma itu tak pernah hilang. Namun Kroasia tetap menatap ke depan hingga bisa berbangga dengan prestasi di Piala Dunia.
transparant.png
bottom of page