top of page

Kabar dari Jalan Radio

Kisah pembawa acara Forum Negara Pancasila, program semiindoktrinasi di radio RRI yang menjadi kenangan bagi banyak orang.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Tedjo Sumarto ketika muda di Belanda. (Dok. Pribadi/Historia.ID).

  • 7 Mar 2023
  • 5 menit membaca

Diperbarui: 1 Jun

RUMAH di Jalan Radio IV Jakarta Selatan itu seolah tak berpenghuni. Catnya kusam, di beberapa bagian mengelupas. Eternitnya bolong-bolong. Taman yang terawat, lantai traso halus dan bersih, serta penataan yang rapi saja yang menyiratkan masa kejayaan pemiliknya. “Waktu itu banyak yang iri,” ujar Tedjo Sumarto yang menempati rumah itu sejak 1959.


Usianya sudah lanjut, 87 tahun; ia meninggal dunia tahun 2020. Rambutnya merah. Jalannya agak payah sejak mengalami gangguan lutut sehingga harus ditopang sebuah tongkat. Namun, suaranya tetap tegas, jelas, dan khas; mengingatkan kita pada siaran radionya dengan salam pembuka: “Selamat berjumpa kembali dalam acara Forum Negara Pancasila bersama Tejo Sumarto Sarjana Hukum.”


Lahir di Solo, Jawa Tengah pada 1925, Tedjo Sumarto dikenal sebagai remaja cerdas dan rajin. Ia giat belajar ilmu beladiri dan beragam bahasa. Ia bertekad bisa bersekolah setinggi-tingginya namun keadaan berkata lain. Ia harus memberikan kesempatan bagi adik-adiknya untuk sekolah.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo tak hanya berotak encer dalam pelajaran, wawasan dunia dan kesadaran kebangsaannya tumbuh berkat Jules Verne, Multatuli, hingga Sun Yat-sen.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah terpikat sosialisme pada pandangan pertama. Sutan Sjahrir jadi comblangnya.
bg-gray.jpg
Buyut Ahmad Subardjo berasal dari keluarga terpandang di Aceh yang terlibat persaingan kekuasaan. Dia memilih merantau ke Jawa dan menjadi pemuka agama Islam. Anaknya mengikuti jejaknya.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah berada di dalam pusaran kontroversi penyusunan RUU Perkawinan. Berbuah manis walau penuh kompromi.
Sebagaimana Premier League, Serie A, dan NBA, akhirnya F1 juga membatalkan ajang balapannya. Menghindari pengalaman enam dekade lampau.
Sebagaimana Premier League, Serie A, dan NBA, akhirnya F1 juga membatalkan ajang balapannya. Menghindari pengalaman enam dekade lampau.
Palestina menjadi tujuan rombongan Dardanella saat tur ke wilayah Timur Tengah. Di sana mereka menjadi saksi ketegangan antara orang Yahudi dan penduduk Arab.
Palestina menjadi tujuan rombongan Dardanella saat tur ke wilayah Timur Tengah. Di sana mereka menjadi saksi ketegangan antara orang Yahudi dan penduduk Arab.
Lilik Sudjio menggarap film pahlawan super, komedi, hingga mistik. Sutradara terbaik yang kurang dilirik.
Lilik Sudjio menggarap film pahlawan super, komedi, hingga mistik. Sutradara terbaik yang kurang dilirik.
Abu Maraheel bukan sekadar ikon dan legenda olahraga Palestina. Nyawa sang Olimpian tak tertolong setelah Israel memblokade Rafah.
Abu Maraheel bukan sekadar ikon dan legenda olahraga Palestina. Nyawa sang Olimpian tak tertolong setelah Israel memblokade Rafah.
Dagelan politik dalam pusaran zaman. Oase yang membuat bangsa tertawa geli, tak melulu nyeri.
Dagelan politik dalam pusaran zaman. Oase yang membuat bangsa tertawa geli, tak melulu nyeri.
Lahir dari buah pikiran Betty Uber, Uber Cup jadi pasangan abadi Thomas Cup sebagai kejuaraan yang paling sarat gengsi.
Lahir dari buah pikiran Betty Uber, Uber Cup jadi pasangan abadi Thomas Cup sebagai kejuaraan yang paling sarat gengsi.
transparant.png
bottom of page