top of page

Kampung Londo Ireng

Dulu kampung ini termasuk penghasil serdadu di Purworejo. Leluhur mereka berasal dari benua Afrika.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Gang Afrikan II di Purworejo, Jawa Tengah. (Petrik Matanasi/Historia.ID).

31 Jul 2024
5 menit membaca

Diperbarui: 24 Jul

KERAMAIAN sama-sama terlihat di kampung Pangenjurutengah maupun Sindurejan siang 15 Maret 2024 itu. Kedua kampung sama-sama berada di pusat kota Purworejo, Jawa Tengah. Jarak titik terdekat keduanya, yang dibatasi SMAN 7 Purworejo, tak sampai 500 meter.


Jarak tersebut tidaklah jauh untuk berjalan kaki. Anak-anak awal abad 20 tentu kuat berjalan kaki menjelajahi kedua kampung tersebut.  


Suatu hari, seorang anak sekolah dasar memimpin kawan-kawannya dari Sindurejan di dekat alun-alun kota. Daerah yang mereka tuju adalah Pangenjurutengah, sebuah kampung yang berisikan anak-anak keturunan Afrika.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Dibuang ke Belanda tak menghentikan pergerakan Semaoen. Bekerjasama dengan kelompok sosialis dan komunis serta para pelaut Indonesia. Namun, keputusan membuat kesepakatan dengan Perhimpunan Indonesia mengakibatkan pemecatan.
bg-gray.jpg
Kepulangan Semaoen ke Indonesia setelah 33 tahun di pengasingan disambut semarak. Presiden Soeharto menawarkan keluarga agar jenazahnya dimakamkan di Kalibata.
bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
transparant.png
bottom of page