top of page

Kanker Payudara dari Masa ke Masa

Kanker payudara telah merenggut kebahagiaan banyak orang, termasuk Adolf Hitler yang ditinggal pergi sang ibu.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Klara Hitler, ibu Adolf Hitler, meninggal dunia karena kanker payudara. (Wikimedia Commons).

10 Mar 2023
11 menit membaca

Diperbarui: 4 Feb

ARTIS komedi televisi Amerika Serikat Christina Applegate gemetar ketika pada April 2008 dokter rumah sakit menelepon dan mengabarkan hasil diagnosis keberadaan sel kanker di payudara sebelah kirinya. Kata-kata itu adalah mimpi buruk bagi semua perempuan.


Applegate saat itu berusia 36 tahun. Sebagai anak seorang survivor kanker payudara, ia dengan sadar rutin melakukan pemeriksaan tahunan dengan mammogram (alat pemindai kanker pada payudara) sejak berusia 30 tahun. Hingga 2008, dokter memintanya menjalani screening MRI (Magnetic Resonance Imaging, alat diagnostik) dan tes biopsi sebagai tambahan. Vonis dokter membenarkan ketakutannya.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
transparant.png
bottom of page