Diperbarui: 13 Agu
JAKARTA, akhir 1969. Siddharta Moersjid baru saja pulang sekolah. Setiba di rumah, ayahnya Mayor Jenderal Moersjid bergegas keluar, menenteng koper dan mengenakan pakaian harian tentara. Sementara sang ibu, Siti Rachma, menangis melepas kepergian Moersjid.
“Sida, Papa pergi dulu, jagain mama di rumah,” kata Moersjid menitip pesan kepada Siddharta. Entah apa yang terjadi saat itu, Siddharta yang masih bocah tanggung belum tahu.
Setengah abad berselang, Siddharta menuturkan apa yang terjadi hari itu. “Dia (Moersjid) pergi ke Rumah Tahanan Militer (RTM) Budi Utomo sendirian,” kenang Sida kepada Historia. Itu adalah hari di mana Moersjid menjadi tahanan dalam penjara rezim Orde Baru.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.











