Kimi Antonelli tak hanya cetak sejarah jadi juara dunia F1 termuda. Anak muda “berbahaya” itu jadi penerus dua pembalap legendaris Italia pasca-73 tahun penantian.
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
Ahmad Subardjo was born in Karawang to a family of Acehnese and Javanese nobility. The beloved son of a civil service police officer, he moved to Batavia to continue his education at a Dutch school.
Sebelum dikenal sebagai dokter dan penerbang, Abdulrachman Saleh aktif di beberapa organisasi pemuda dan kelompok olahraga. Ia merupakan sosok pemimpin yang disegani. Dari sanalah julukan "Karbol" itu muncul.
Selepas meninggalkan militer, Gatot Soebroto ikut mendirikan IPKI dan lolos ke parlemen. Namun, dia mengundurkan diri karena diangkat sebagai wakil KSAD.
Gatot Soebroto tidak dapat dipisahkan dari peranannya dalam menjaga keamanan, menumpas pemberontakan di Jawa Tengah, hingga merekatkan tiap friksi Angkatan Darat.
“Sumud” jadi simbol yang lebih daripada kegigihan bagi Palestina. Teguh bertahan dalam gempuran genosida oleh zionis Israel yang disokong korporasi Amerika Serikat.
Nirbaya simbol represi rezim otoriter Orde Baru. Rumah Tahanan Militer ini meninggalkan cerita tentang persahabatan dan rasa senasib sepenanggungan para tahanan politik.
Moersjid considered every phase of his life journey as fulfilling his duty: from the War of Independence to becoming a prisoner of the New Order regime. After retiring from the army, he became a bread seller.
Moersjid menganggap setiap fase dalam perjalanan hidupnya ibarat memenuhi panggilan tugas. Dari Perang Kemerdekaan hingga menjadi tahanan rezim Orde Baru. Purnabakti dari tentara menjadi penjual roti.
Seyogianya hari jadi ke-44 tahun menjadi momen sukacita bagi Moersjid sekeluarga. Siapa sangka, hari itu justru harus dilalui dengan menitikan air mata.
Terasing di akhir kepemimpinan Sukarno, terpental kala Soeharto berkuasa. Si Jago Tempur itu tenggelam dalam narasi sejarah karena intrik politik dan ketidaksukaan sang penguasa.