Diperbarui: 10 Okt
BEBERAPA orang besar meninggal menjelang Pemilu 1971. Ada politisi sipil di samping seorang jenderal.
Dalam Pemilu 1971, Golongan Karya (Golkar) yang ditopang aparat Orde Baru muncul sebagai pemenang. Setelah Sukarno lengser, MPR sudah memutuskan Pemilu akan diadakan pada 1968, ketika Soeharto baru saja menjadi presiden penuh, namun gagal dilaksanakan.
“Yang dilakukan Soeharto adalah mengundur Pemilu itu, karena tidak cukup waktu untuk melaksanakannya, maka Pemilu itu diadakan pada 1971,” kata sejarawan Asvi Warman Adam dalam diskusi buku Ken Ward berjudul NU, PNI, dan Kekerasan Pemilu 1971 di Bakoel Koffie Cikini, Jakarta Pusat pada 2 April 2024.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















