top of page

Bola-bola Piala Dunia (Bagian II)

Bola resmi era Adidas bermula pada 1970 hingga sekarang. Beberapa di antaranya dibuat di Indonesia.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Bola-bola Piala Dunia 1970-2014 dari kiri ke kanan: Telstar Durlast, Tango, Azteca, Tricolore, +Teamgeist, Brazuca, Jabulani, Fevernova, Questra, Etrusco Unico, Tango Espana & Telstar. (news.adidas.com).

  • 4 Jul 2018
  • 7 menit membaca

Diperbarui: 19 Jun

PIALA Dunia selalu menghadirkan bola dengan desain dan teknologi berbeda. Khusus untuk Piala Dunia 2018 Rusia, Adidas selaku pemegang hak merilis bola Telstar 18. Angka 18 dicantumkan untuk menandai tahun Piala Dunia ini dihelat.


Dibuat oleh Forward Sports asal Sialkot, Pakistan yang berlisensi Adidas, bola Telstar 18 memiliki enam panel bertekstur yang tidak dijahit, melainkan dilem satu sama lain. Dengan warna putih-hitam, Telstar 18 berpola vintage dengan motif piksel untuk mendekripsikan era digital.


Dalam tiap bola Telstar 18 terdapat sebuah chip NFC (Near-Field Communication) yang menampilkan konten dan informasi mengenai bola tersebut dan bisa diakses via ponsel pintar. Teknologi ini menjadikan Telstar 18 bola pertama yang memiliki chip.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
KH Chalimi once led the Surabaya student movement opposing Suharto’s re-election as president. He was arrested and then detained at the notorious Kalisosok Prison.
bg-gray.jpg
Bukan tanpa alasan Ahmad Subardjo dijuluki “Sang Penjamin Kemerdekaan”. Namun, dia malah absen saat kemerdekaan diproklamasikan Sukarno.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s first steps in Batavia led her into the arena of the national movement.
bg-gray.jpg
Setelah kembali ke Indonesia, Ahmad Subardjo menjadi pengacara yang diawasi ketat oleh pemerintah kolonial Belanda. Menepi dari aktivitas politik, Subardjo pergi ke Jepang.
Penutup kepala yang sekaligus menunjang penampilan dan gaya.
Penutup kepala yang sekaligus menunjang penampilan dan gaya.
Sebuah pameran yang tak semata untuk merespon kondisi kekinian, tapi juga untuk menghidupkan sekaligus mengabadikan Balai Budaya selaku tempat bersejarah dalam dunia seni-budaya bangsa.
Sebuah pameran yang tak semata untuk merespon kondisi kekinian, tapi juga untuk menghidupkan sekaligus mengabadikan Balai Budaya selaku tempat bersejarah dalam dunia seni-budaya bangsa.
Buku kecil. Merah dan pedas. Mengajukan cara pandang lain terhadap sejarah di Indonesia.
Buku kecil. Merah dan pedas. Mengajukan cara pandang lain terhadap sejarah di Indonesia.
Ada banyak cara memecahkan masalah kepadatan lalu-lintas ibukota. Salah satunya dengan menebeng.
Ada banyak cara memecahkan masalah kepadatan lalu-lintas ibukota. Salah satunya dengan menebeng.
Berbagai benda bersejarah di dalam ruang penyimpanan koleksi Museum Provinsi Sulawesi Tenggara hilang dibobol maling. Tak ada petugas keamanan dan CCTV.
Berbagai benda bersejarah di dalam ruang penyimpanan koleksi Museum Provinsi Sulawesi Tenggara hilang dibobol maling. Tak ada petugas keamanan dan CCTV.
transparant.png
bottom of page