top of page

Bola-bola Piala Dunia (Bagian I)

Aneka si kulit bundar dalam Piala Dunia dari zaman dulu sebelum era Adidas.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Salah satu bola Swiss World Champion produksi Kost Sport yang dipajang di Deutsches Fußballmuseum, Dortmund/Foto: Randy Wirayudha

  • 28 Jun 2018
  • 5 menit membaca

Diperbarui: 19 Jun

KHUSUS Piala Dunia 2018, FIFA menggunakan bola resmi yang kembali menyandang nama Telstar, tepatnya Telstar 18. Nama Telstar, bola buatan produsen alat olahraga asal Jerman Adidas, pertama kali eksis sebagai bola resmi Piala Dunia di Meksiko 1970. Seperti Telstar 1970, Telstar 18 juga dibuat di Pakistan.


Sebelum Piala Dunia 1970, penetapan bola resmi dari FIFA belum ada. Lazimnya, bola dipilih tuan rumah. Desain panel bola zaman old umumnya mirip bola voli. Warna dasar bola juga bukan putih tapi beragam, dari kecoklatan hingga kekuningan.


Merek bola zaman baheula bermacam-macam. Berikut aneka bola Piala Dunia sebelum 1970 dengan beraneka kisah di baliknya.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
KH Chalimi once led the Surabaya student movement opposing Suharto’s re-election as president. He was arrested and then detained at the notorious Kalisosok Prison.
bg-gray.jpg
Bukan tanpa alasan Ahmad Subardjo dijuluki “Sang Penjamin Kemerdekaan”. Namun, dia malah absen saat kemerdekaan diproklamasikan Sukarno.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s first steps in Batavia led her into the arena of the national movement.
bg-gray.jpg
Setelah kembali ke Indonesia, Ahmad Subardjo menjadi pengacara yang diawasi ketat oleh pemerintah kolonial Belanda. Menepi dari aktivitas politik, Subardjo pergi ke Jepang.
Penutup kepala yang sekaligus menunjang penampilan dan gaya.
Penutup kepala yang sekaligus menunjang penampilan dan gaya.
Sebuah pameran yang tak semata untuk merespon kondisi kekinian, tapi juga untuk menghidupkan sekaligus mengabadikan Balai Budaya selaku tempat bersejarah dalam dunia seni-budaya bangsa.
Sebuah pameran yang tak semata untuk merespon kondisi kekinian, tapi juga untuk menghidupkan sekaligus mengabadikan Balai Budaya selaku tempat bersejarah dalam dunia seni-budaya bangsa.
Buku kecil. Merah dan pedas. Mengajukan cara pandang lain terhadap sejarah di Indonesia.
Buku kecil. Merah dan pedas. Mengajukan cara pandang lain terhadap sejarah di Indonesia.
Ada banyak cara memecahkan masalah kepadatan lalu-lintas ibukota. Salah satunya dengan menebeng.
Ada banyak cara memecahkan masalah kepadatan lalu-lintas ibukota. Salah satunya dengan menebeng.
Berbagai benda bersejarah di dalam ruang penyimpanan koleksi Museum Provinsi Sulawesi Tenggara hilang dibobol maling. Tak ada petugas keamanan dan CCTV.
Berbagai benda bersejarah di dalam ruang penyimpanan koleksi Museum Provinsi Sulawesi Tenggara hilang dibobol maling. Tak ada petugas keamanan dan CCTV.
transparant.png
bottom of page