top of page

Kisah Panji di Thailand

Kisah Panji dari Jawa jadi kesenian kerajaan di Thailand. Dianggap sebagai karya agung.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Inao dan Busaba dalam pagelaran Lakhon Nai. Dok. Festival Internasional Panji/Inao 2018.

  • 16 Jul 2018
  • 4 menit membaca

SEJAK pertengahan abad 17 hingga awal abad 18, Kerajaan Ayutthaya di Thailand melakukan perdagangan dengan Jawa. Beras diekspor dari Thailand. Sementara secara reguler, kuda dibeli dari Jawa. Komunitas Jawa pun terbentuk di sana.


Di Thailand, Kisah Panji pertama kali disusun oleh dua putri Raja Borommakot (1733-1758) dari Ayutthaya. Kedua putri itu mendapatkan Kisah Panji versi Jawa lewat pelayan mereka yang berasal dari tanah Melayu. Masing-masing putri kemudian menyusun cerita versi mereka sendiri ke dalam dua bentuk yang digunakan untuk drama tari, yaitu Dalang dan Inao.


“Kisahnya (Panji, red.) hampir berkompetisi dengan kisah Ramayana. Adegan percintaan selalu lebih menarik dibanding adegan peperangan melawan kera dan raksasa,” kata Rujaya Abhakorn, direktur Southeast Asian Ministers of Education Organization Regional Centre for Archaeology and Fine Arts (SEAMEO SPAFA), dalam Seminar Internasional Panji/Inao, di Perpustakaan Nasional RI, Jakarta.


Raja Rama I (1782-1809) dari Dinasti Chakri kemudian merevisi cerita Dalang. Sementara putranya, Rama II (1809-1824) mempopulerkan cerita Inao. 


“Kelangsungan hidup dan ekspansi Kisah Panji berutang kepada raja-raja Thailand,” lanjut Rujaya.


Inao kemudian lebih populer dibanding Dalang bahkan dianggap sebagai karya agung puisi Thailand, terutama sebagai teks lakon (sendratari).


Rujaya mengatakan saat ini di Perpustakaan Nasional Thailand ada lebih dari 500 manuskrip yang berkaitan dengan kisah Inao. Sementara yang berkaitan dengan Dalang hanya 140 manuskrip.


“Menurut para peneliti di Thailand, teks Hikayat Panji Semirang adalah sumber dari kisah Dalang,” katanya.


Thaneerat Jatuthasri, peneliti dari Chulalongkorn University menambahkan, Kisah Panji versi Thailand kian populer sebagai pementasan Lakhon Nai, yaitu tarian hiburan di istana yang umumnya ditampilkan oleh penari perempuan. Tariannya berdasarkan empat cerita Ramakien, Unarut, Dalang, dan Inao, yang terdiri dari musik, tari, dan drama. Narasinya dinyanyikan dengan lagu tradisional.


“Beberapa peneliti Thailand menduga kata ‘Lakhon’ juga pengaruh Jawa dari kata ‘Lakon’ dalam istilah pewayangan atau sendratari,” kata Thaneerat. 


Thaneerat menjelaskan masa keemasan Lakhon Nai Inao pada era Rama II. Sang raja memilih Kisah Panji karena plot dan temanya dapat diterima secara universal. Potret dua tokoh utamanya pun cocok dengan tradisi Lakhon Nai. 


Inao telah menjadi inspirasi terciptanya banyak karya sastra dan seni. Dalam penyajiannya, plot dan cerita Inao tak beda jauh dengan Kisah Panji Jawa. Hanya saja, pasangan Inao di sana bernama Butsaba. 


Lydia Kieven, peneliti Kisah Panji dari Jerman, menjelaskan Butsaba mengandung unsur Busba yang berasal dari kata Sansekerta “puspa”. 


“Puspa berarti bunga atau sekar dalam istilah Jawa. Di Jawa kita kenal tokoh pahlawan Kisah Panji bernama Sekar Taji,” kata Lydia. 


Karakter Inao juga sama dengan Kisah Panji: tokoh heroik tampan sempurna, ksatria besar, menarik di hadapan perempuan, dan petualang. Dalam penyamarannya dia dikenal sebagai Panyi. 


Beberapa aspek budaya Jawa lainnya yang ada dalam Kisah Panji Thailand yaitu ritual di gunung suci, ritual bela atau sati, kebiasaan tokoh menggunakan keris, sabuk, menonton wayang, dan penggunaan istilah-istilah Jawa. 


Di Thailand, Kisah Panji juga diwujudkan dalam lukisan mural di kuil Buddhis abad 19 di Bangkok. Lukisan itu merefleksikan cinta Raja Rama IV kepada istri pertamanya, Ratu Somanat yang meninggal setelah melahirkan pada 1852. Isinya adalah adegan populer dari versi Inao Rama II yang dipentaskan di istana.


“Mungkin ini (lukisan Panji, red.) menjadi satu-satunya di kawasan Asia,” kata Rujaya.


Secara umum, Kisah Panji mudah diterima di Thailand karena berisi banyak upacara dan ritual yang merefleksikan kehidupan nyata. Kisahnya juga relevan dengan kehidupan istana khususnya tentang tradisi kremasi dan upacara pernikahan kerajaan.


Namun, Kisah Panji tetaplah berkaitan dengan mitologi Jawa dan sejarah yang tidak dikenali Kerajaan Thailand pada abad 18. Ia muncul dari konteks budaya Jawa yang berbeda dengan dunia Hindu-Buddha di Thailand, Myanmar, Laos, dan Kamboja, atau pun dunia Islam-Melayu, di mana ada batas penerimaan perilaku dari karakter utama Kisah Panji.


“Karena tidak memahami tradisi Jawa, Panji dalam dunia Hindu-Buddha mungkin hanya dianggap sebagai figur menarik yang punya kecakapan duniawi,” kata Rujaya.


Kisah Panji di Kamboja dan Myanmar


Thailand bukanlah satu-satunya yang mengadopsi Kisah Panji. Dalam Kisah Panji versi Kamboja dikenal Inav-Panyi. “Peneliti Thailand menduga Kisah Panji versi Kamboja yang ditemukan di Thailand dan di Prancis mungkin adalah hasil terjemahan dari teks Inao milik Raja Rama II,” kata Rujaya.


Namun, masyarakat Kamboja banyak yang percaya bahwa Inav dibawa dari wilayah Arab. “Ada kecenderungan umum untuk mengelompokkan Jawa dan Arab dalam konteks Muslim yang lebih umum, sama seperti orang menuding apapun yang dari Barat, asalnya dari Prancis,” kata Rujaya. 


Anggapan itu, kata Lydia Kieven, datang dari interpretasi berdasarkan toponimi dalam Kisah Panji. “Sebagian memang ada yang menginterpretasi nama tempat di Kisah Panji itu merujuk pada daerah di Timur Tengah, seperti Daha, pernah dianggap sebagai Doha,” ujarnya.


Sejak keruntuhan Ayutthaya pada 1767, setidaknya 12 judul teks lakon, termasuk Inao, dibawa ke Myanmar. Teks itu diterjemahkan ke dalam bahasa Myanmar oleh tawanan Thailand yang bekerja untuk penyair dan dramawan istana di Myanmar.


Sebelum Mindon, raja Burma (1853-1878), teater Inao di istana berkembang menjadi lebih dari 200 pementasan. Namun, Raja Mindon yang taat kepada Buddha, tidak begitu menyukai Kisah Panji karena tema percintaannya. Dia lebih mendukung pagelaran Ramayana


“Dalam tradisi Buddha, obsesi cinta, sama seperti semua nafsu, merupakan kebodohan yang akan membawa kepada penderitaan,” kata Rujaya. 


Sayangnya, setelah pendudukan Inggris di Myanmar dan runtuhnya sistem monarki pada 1885, Kisah Panji dilupakan hingga kini.


Komentar

Dinilai 0 dari 5 bintang.
Belum ada penilaian

Tambahkan penilaian
bg-gray.jpg
Perdana Menteri Sutan Sjahrir diculik pengikut Tan Malaka, Presiden Sukarno minta Sjahrir dikembalikan.
bg-gray.jpg
Pengikut Tan Malaka menculik Sutan Sjahrir karena dianggap pengkhianat yang menjual tanah air kepada Belanda. Sukarno-Hatta memerintahkan untuk membebaskannya.
bg-gray.jpg
Identified with the god Vishnu and revered as the standard-bearer of all kings, the genealogy and depictions of Purnawarman can be traced in various Tarumanagara inscriptions.
bg-gray.jpg
Pernah populer sebagai pohon peneduh bersama asam jawa dan flamboyan. Kini, tanaman ini menjadi salah satu pohon yang paling populer untuk aktivitas penghijauan.
Cerita dari negeri yang jauh, tentang mereka yang menanti dan mengikhtiarkan keadilan.
Cerita dari negeri yang jauh, tentang mereka yang menanti dan mengikhtiarkan keadilan.
Kumpulan lukisan koleksi Istana Kepresidenan kembali dipamerkan di Jakarta. Ada kisah menarik di baliknya
Kumpulan lukisan koleksi Istana Kepresidenan kembali dipamerkan di Jakarta. Ada kisah menarik di baliknya
Dengan pendekatan yang kreatif, museum bukan lagi destinasi yang menjemukan.
Dengan pendekatan yang kreatif, museum bukan lagi destinasi yang menjemukan.
RS Al-Quds dan RS Indonesia berhenti beroperasi. Menyisakan RS Al-Shifa yang bertahan di kota Gaza.
RS Al-Quds dan RS Indonesia berhenti beroperasi. Menyisakan RS Al-Shifa yang bertahan di kota Gaza.
Ini cerita dari negeri studi banding. Lakonnya soal Palang dan Bulan.
Ini cerita dari negeri studi banding. Lakonnya soal Palang dan Bulan.
Pengalaman ribuan tahun melanggengkan pengobatan tradisional Tiongkok.
Pengalaman ribuan tahun melanggengkan pengobatan tradisional Tiongkok.
transparant.png
bottom of page