top of page

Kisah Perseteruan Ajengan Yusuf Tauziri vs Kartosoewirjo (2)

Seorang ulama kharismatik dari Garut menolak intimidasi DI/TII dengan melakukan perlawanan total bersama para santrinya. Memimpin pertempuran dari atas menara masjid.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Masjid Darussalam di Cipari dan bekas lubang peluru yang tertinggal di salah satu pagar menaranya. (Hendi Jo/Histora.ID).

20 Feb 2021
4 menit membaca

Diperbarui: 4 Jun

DESEMBER 1948, Belanda memutuskan untuk tidak lagi terikat dengan Perjanjian Renville. Keputusan tersebut diikuti dengan aksi penyerangan militer mereka ke Yogyakarta hingga menguasai ibu kota RI itu. Sukarno-Hatta dan para menterinya pun ditawan.


Militer Indonesia merespon penyerangan tersebut dengan Perintah Kilat yang dikeluarkan oleh Panglima Besar Jenderal Soedirman. Salah satu turunan dari perintah itu adalah memulangkan Divisi Siliwangi ke Jawa Barat guna mengobarkan kembali perang semesta melawan Belanda.


Menurut Syarif Hidayat, Ajengan Yusuf Tauziri sudah memperkirakan Belanda akan mengingkari Perjanjian Renville dan Divisi Siliwangi akan dipulangkan kembali ke Jawa Barat. Karena itu, dia kemudian memerintahkan kepada para pengikutnya untuk bersiap menyambut kedatangan mereka.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Kepulangan Semaoen ke Indonesia setelah 33 tahun di pengasingan disambut semarak. Presiden Soeharto menawarkan keluarga agar jenazahnya dimakamkan di Kalibata.
bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
transparant.png
bottom of page