top of page

Klewang Pangeran Diponegoro di Gudang Museum Belanda

Keris, tongkat, hingga tombak Diponegoro sudah kembali ke tanah air. Namun klewangnya masih tertinggal di Belanda.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Klewang yang dipercaya milik Pangeran Diponegoro masih tertinggal di Museum Bronbeek (Museum Bronbeek/nrc.nl)

29 Nov 2023
3 menit membaca

Diperbarui: 24 Jul

PASCA-kekalahan Pangeran Diponegoro dalam Perang Jawa (1825-1930), banyak benda peninggalannya diangkut ke Belanda untuk dijadikan “trofi”. Mulai dari pelana dan tali kekang kuda, keris Kiai Nogo Siluman, tongkat Kiai Cokro, tombak Kiai Rondhan, hingga klewang.


Klewang, sebilah senjata tajam (sajam) jenis sabel melengkung, lebih kondang dalam sejarah perjalanan kolonialisme Belanda di Nusantara sebagai senjata jarak dekat yang digunakan KNIL (Tentara Kerajaan Hindia Belanda) dan pasukan khususnya, Marsose. Jika keris, tongkat, dan tombak Diponegoro sudah dikembalikan ke Indonesia, klewangnya masih tersimpan di Belanda.


Kabar itu diungkapkan peneliti Museum Bronbeek, John Klein Nagelvoort dan Pauljac Verhoeven, belum lama ini. Kepada NRC, Selasa (28/11/2023), Nagelvoort berkisah bahwa klewang Diponegoro itu sempat jadi koleksi benda pamer di Istana Het Loo di Apeldoorn sebelum berakhir di gudang Museum Bronbeek di Arnhem. Masih jadi pertanyaan, kenapa pihak Indonesia belum memintanya.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Kepulangan Semaoen ke Indonesia setelah 33 tahun di pengasingan disambut semarak. Presiden Soeharto menawarkan keluarga agar jenazahnya dimakamkan di Kalibata.
bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
transparant.png
bottom of page