top of page

Korps Nyonya Belanda

Di akhir Perang Dunia II, Belanda mulai punya satuan perempuan di militernya. Komandan pertamanya C.E. Smit-Dijserinck.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Para perempuan anggota Vrouwen Hulp Korps (VHK) saat upacara serah terima komandan mereka di Kamp Juliana. (Nationaal Archief).

20 Mei 2024
3 menit membaca

Diperbarui: 1 Sep

SETELAH Negeri Belanda diduduki tentara Jerman pada pertengahan Mei 1940, di Inggris berdiri pemerintahan pengasingan Belanda. Raja Belanda, keluarganya, juga pengikutnya yang berada di Inggris pun bersiap untuk membebaskan Belanda. Di antara orang Belanda di Inggris, terdapat seorang perempuan berusia 38 tahun yang bekerja di perkantoran. Cornelia Elisabeth Dijserinck namanya.


Perempuan kelahiran Haarlem, 1 September 1902 itu merupakan istri Arie Smit –kelahiran Gorinchem, 7 Mei 1898. Cornelia anak dari Vincent Dijserinck dan Hendrika Johanna Elisabeth Engelberts. Dia resmi menjadi Nyonya Smit-Dijserinck setelah menikah dengan Arie Smit di Bloemendaal pada  31 Juli 1923. Pasangan Smit-Cornelia punya dua anak: Jan Arie Smit (kelahiran Vlissingen, 8 Mei 1924) dan Johanna Christina Smit (kelahiran Vlissingen, 30 Januari 1929). Cornelia dalam banyak catatan lebih sering disebut Nyonya Smit-Dyserinck.


Ketika Belanda mengungsi ke Inggris, sebagian perempuan Belanda bergiat di dunia perawatan kesehatan. Atas prakarsa Persatuan Wanita Belanda di Inggris, pada 23 Februari 1942 berdirilah Nederlandse Vrouwelijke Militaire Verpleegdienst (NVMV). Lembaga ini hanya organisasi medis dan tidak berstatus militer. Komite Palang Merah Belanda di London termasuk yang bersiap untuk pembebasan negeri Belanda. Perawat kesehatan amat dibutuhkan dalam misi tersebut.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
bg-gray.jpg
Semaoen dikenal sebagai wartawan yang tajam mengkritik pengusaha kapitalis dan pemerintah kolonial. Akibatnya, dia dipenjara karena delik pers. Selama ditahan, dia menulis Hikajat Kadiroen.
transparant.png
bottom of page