Diperbarui: 1 Sep
SETELAH Negeri Belanda diduduki tentara Jerman pada pertengahan Mei 1940, di Inggris berdiri pemerintahan pengasingan Belanda. Raja Belanda, keluarganya, juga pengikutnya yang berada di Inggris pun bersiap untuk membebaskan Belanda. Di antara orang Belanda di Inggris, terdapat seorang perempuan berusia 38 tahun yang bekerja di perkantoran. Cornelia Elisabeth Dijserinck namanya.
Perempuan kelahiran Haarlem, 1 September 1902 itu merupakan istri Arie Smit –kelahiran Gorinchem, 7 Mei 1898. Cornelia anak dari Vincent Dijserinck dan Hendrika Johanna Elisabeth Engelberts. Dia resmi menjadi Nyonya Smit-Dijserinck setelah menikah dengan Arie Smit di Bloemendaal pada 31 Juli 1923. Pasangan Smit-Cornelia punya dua anak: Jan Arie Smit (kelahiran Vlissingen, 8 Mei 1924) dan Johanna Christina Smit (kelahiran Vlissingen, 30 Januari 1929). Cornelia dalam banyak catatan lebih sering disebut Nyonya Smit-Dyserinck.
Ketika Belanda mengungsi ke Inggris, sebagian perempuan Belanda bergiat di dunia perawatan kesehatan. Atas prakarsa Persatuan Wanita Belanda di Inggris, pada 23 Februari 1942 berdirilah Nederlandse Vrouwelijke Militaire Verpleegdienst (NVMV). Lembaga ini hanya organisasi medis dan tidak berstatus militer. Komite Palang Merah Belanda di London termasuk yang bersiap untuk pembebasan negeri Belanda. Perawat kesehatan amat dibutuhkan dalam misi tersebut.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












