Diperbarui: 4 Okt
MENTERI/Panglima Angkatan Udara (Menpangau) Laksamana Madya Omar Dani tak pernah menyangka pertemuannya di Jakarta dengan Duta Besar RI di Kamboja Budiardjo akan berujung pada berita buruk.
“Menpangau Sri Muljono Herlambang telah ‘dikudeta’ oleh Komodor Udara Suyitno Sukirno, Komodor Udara Rusmin Nurjadin, dan Komodor Udara Leo Wattimena dengan bantuan panser dari Kostrad,” kata Budiardjo sebagaimana ditulis JMV Soeparno dan Benedicta Surodjo dalam Tuhan, Pergunakanlah Hati, Pikiran, dan Tanganku: Pledoi Omar Dani.
Perebutan kekuasaan di tubuh AURI itu berawal dari kondisi buruk yang dialami matra tersebut pasca-G30S. Angkatan Darat (AD) yang diamini masyarakat menganggap bahwa AURI terlibat dalam peristiwa berdarah itu. Meski AURI sudah menjelaskan bahwa yang terlibat adalah oknum, bukan institusi, toh pandangan miring terhadap AURI justru kian kuat.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















