top of page

Lautan Manusia di Wembley

Arsenal merayakan FA Cup tanpa euforia penonton di Wembley. Berbeda jauh dari suasana final di stadion ikonik itu 97 tahun silam.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Arsenal juara FA Cup untuk ke-14 kali yang ironisnya dirayakan tanpa penonton di Stadion Wembley (Foto: Twitter @Arsenal)

3 Agu 2020
5 menit membaca

Diperbarui: 24 Mar

ARSENAL akhirnya keluar sebagai juara FA Cup tahun ini setelah mengalahkan rival sekota, Chelsea FC 2-1. Laga final yang sengit antara kedua klub itu berlangsung Stadion Wembley, Inggris pada Sabtu (1/8/2020) lalu.


Dalam sejarahnya, FA Cup yang dikenal sebagai turnamen tertua di dunia itu acap menghadirkan sejarah anyar. Di final FA Cup ke-139 lalu, dua sejarah baru terukir di Stadion Wembley. Pertama, Arsenal menjadi klub pengoleksi trofi terbanyak (14 kali). Kedua, untuk kali pertama final FA tak dihadiri seorang pun penonton di stadion mengingat masih merebaknya pandemi corona.


Dalam statistik internal tim juga tercipta catatan baru. Arsenal menjadi klub paling banyak merumput di partai final (21 laga final), pembesutnya pun, Mikel Arteta, menjadi orang pertama di Arsenal yang menyabet titelnya sebagai pemain (musim 2013-2014 dan 2014-2015) dan pelatih (2019-2020).

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
bg-gray.jpg
Semaoen dikenal sebagai wartawan yang tajam mengkritik pengusaha kapitalis dan pemerintah kolonial. Akibatnya, dia dipenjara karena delik pers. Selama ditahan, dia menulis Hikajat Kadiroen.
transparant.png
bottom of page