top of page

Majapahit Menguasai Daratan dan Lautan

Majapahit menyebarkan pengaruhnya tak hanya dengan kekerasan. Tapi juga dengan politik, ekonomi, dan budaya.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Candi Brahu di Trowulan, Mojokerto, salah satu peninggalan Majapahit. (Anandajoti Bhikkhu/Wikimedia Commons).

28 Mar 2019
2 menit membaca

MAJAPAHIT menancapkan hagemoninya tak melulu lewat kekerasan. Meski letaknya di pedalaman Jawa, ia mampu menjadi besar karena menguasai lautan dan daratannya. 


Kakawin Nagarakrtagama menyebut wilayah-wilayah yang terpengaruh Majapahit, seperti Pahang, Melayu, Gurun, Bakulapura, Sunda, dan Mandura. Prasasti-prasasti juga menyebut luasnya pengaruh Majapahit. Terutama Prasasti Tuhanaru (1245 Saka/1323 M) menyebut wilayah yang menjadi pumpunan dan angsanaPumpunan adalah daerah di sekitar keraton dan angsana merupakan wilayah luas di luarnya. Sedangkan mitra satata atau rekan yang setara adalah negara-negara di Asia Tenggara. 


“Kebesaran Majapait tercatat di prasasti dan naskah yang dikeluarkan raja-rajanya, bahkan sampai masa Demak dan Mataram juga menceritakan kebesarannya," kata Ninie Susanti, arkeolog Universitas Indonesia.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Di usianya yang masih muda, Semaoen memimpin dan menggerakkan serikat buruh. Dia memperjuangkan pekerja tertindas dengan melancarkan pemogokan, sampai diusir pemerintah kolonial.
bg-gray.jpg
Beranjak remaja di tengah berseminya pergerakan, Semaoen “dibentuk” Sneevliet guna merintis jalan revolusioner.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah suffered a series of losses during her life. She lost four of her loved ones in a very short time.
bg-gray.jpg
Sebagai pegawai kereta api, masa depan Semaoen terjamin. Namun, dia memilih terjun ke pergerakan karena melihat ketidakadilan yang dialami rakyat jajahan.
transparant.png
bottom of page