- 23 Jul 2024
- 4 menit membaca
Diperbarui: 30 Apr
BUKAN tanpa alasan tindakan Raja Kertanagara dari Singhasari yang memicu invasi bangsa Mongol ke Jawa, mengantarkan lahirnya Kerajaan Majapahit. Begitu Herald van der Linde menarik benang merahnya dalam bukunya, Majapahit: Intrigue, Betrayal and War in Indonesia’s Greatest Empire.
Majapahit, ungkap Herald, menguasai sebagian wilayah Asia Tenggara di abad ke-13 sampai awal abad ke-15. Pusatnya memang ada di Jawa tapi pengaruhnya begitu luas membentang dari Thailand selatan hingga area Filipina selatan.
Kelahiran Majapahit bermula dari peperangan Singhasari dengan Kubilai Khan (Mongol) yang berniat menginvasinya.
“Kertanagara menciptakan situasi untuk kebangkitan Majapahit. Ia memotong hidung duta China (Dinasti Yuan/Mongol, red.) yang diutus Kubilai Khan, orang paling berkuasa di dunia saat itu,” terang Herald dalam diskusi buku bertajuk “Majapahit: Nusantara’s Game of Thrones” di Auditorium Perpustakaan Nasional Jakarta, Jumat (19/7/2024).
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















