top of page

Makna Patung Bung Karno di Aljazair

Apresiasi dalam bentuk fisik persahabatan Bung Karno dan Aljazair agar tak sekadar apresiasi retorika semata.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Patung dada artistik karya Dolosora Sinaga di Monument de Soekarno di Alger, Aljazair. (KBRI Alger).

18 Jun 2020
6 menit membaca

Diperbarui: 10 Des 2025

SEBUAH taman apik dengan patung artistik ditengahnya berdiri di salah satu bundaran teramai di Alger, Aljazair. Dua aspek yang saling berpadu dengan serasiitu merupakan gambaranMonument de Soekarno yang rencananya akan diresmikan 18 Juli 2020. Patungnya berbentuk sosok Bung Karno setengah dada sedang berpidato dengan gaya khas tangan menunjuk ke atas. Sosok founding fatheritu dipilih karena dianggap paling pas sebagai jembatan persahabatan Indonesia dan Aljazair yang terpisah jarak sekira 12 ribu kilometer.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
bg-gray.jpg
Semaoen dikenal sebagai wartawan yang tajam mengkritik pengusaha kapitalis dan pemerintah kolonial. Akibatnya, dia dipenjara karena delik pers. Selama ditahan, dia menulis Hikajat Kadiroen.
transparant.png
bottom of page