- 11 Jun 2020
- 5 menit membaca
Diperbarui: 19 Jun
JAUH di mata tapi dekat di hati. Meski jarak Indonesia dan Aljazair terbentang lebih dari 12 ribu kilometer, persahabatan antara kedua negara dan rakyatnya yang berbeda belahan dunia itu begitu dekat. Perekatnya tiada lain Bung Karno.
“Itu yang saya rasakan semenjak menjadi Duta Besar RI untuk Aljazair pada Maret 2016 lalu. Setiap kali hadir di berbagai forum di Aljazair dan pihak manapun yang mendengar nama Indonesia, pasti teringat nama Bung Karno. Faktanya beliau sangat diapresiasi karena mendukung Aljazair sebelum merdeka pada 1962,” ungkap Duta Besar RI untuk Aljazair Safira Machrusah saat dihubungi Historia.ID.
“Nama Indonesia begitu ngetop di Aljazair karena Bung Karno. Karena selain turut mengundang (delegasi kelompok perjuangan kemerdekaan) Aljazair, tahun 1956 pemerintah Indonesia membuka (kantor) perwakilan FNL (Front de Libération Nationale) di Jakarta (Jalan Serang, Menteng, Jakarta). Bayangkan, sampai seperti itu dukungan Bung Karno,” tambahnya.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















