- 23 Apr 2021
- 3 menit membaca
Diperbarui: 13 Jun
NASKAH pegon temuan Balai Arkeologi Yogyakarta tahun 2019 diklaim sebagai yang tertua karena peneliti membaca angka tahun 1347 sebagai tahun Masehi.
Masyhudi Muhtar, peneliti bidang arkeologi Islam di Balai Arkeologi Yogyakarta, menjelaskan, pada bagian akhir naskah terdapat kalimat puji-pujian dan memohon pertolongan kepada Allah. Puji-pujian itu ditulis dalam bahasa Arab. Di bawahnya terdapat angka Arab yang dibaca 1347 (bihamdillah wa‘aunihi sanah 1347 M), yang di bawahnya terdapat huruf mim.
“Mim dalam bahasa Arab itu meladiyah, artinya kelahiran, yang dimaksud di sini adalah kelahiran Nabi Isa AS, maka angka tahun ini diambil dari angka tahun Masehi,” kata Masyhudi dalam diskusi daring berjudul “Beberapa Jejak Peradaban Asing di Jawa”, Kamis, 15 April 2021.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















