top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Meraba Ramalan Jayabaya

Sejumlah ramalan kerap dikaitkan dengan nama Jayabaya. Perubahan dan perkembangan ramalan dibikin sesuai kondisi zaman. Akan datangkah Ratu Adil?

12 Feb 2024

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Petilasan Prabu Jayabaya di Desa Menang, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri.

  • 12 Feb 2024
  • 5 menit membaca

Diperbarui: 24 Des 2025

SUATU waktu Prabu Jayabaya mengunjungi Ki Ajar Subrata, seorang pandita di Gunung Padang. Begitu melihat tujuh macam sajian yang disuguhkan, seketika Sang Prabu menikamkan kerisnya ke tubuh Ki Ajar. Dalam benak Prabu Anom berbentur seribu tanya tentang perbuatan ayahnya terhadap Ki Ajar, mertuanya. Sesampai di istana Kadhiri, Sang Prabu sudi memberi penjelasan. 

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Kesultanan paling kaya di masa Hindia Belanda luluh lantak digilas revolusi sosial. Padahal, sang sultan telah menyatakan sumpah setia pada Republik Indonesia.
Menyibak Mitos Haji Djamhari

Menyibak Mitos Haji Djamhari

Penelitian membuktikan bahwa sosok Haji Djamhari sebagai penemu kretek benar-benar ada dan bukan tokoh fiksi.
Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Rumahsakit Bethesda Yogyakarta yang masih berdiri hingga kini merupakan buah "kasih" dr. Belanda bernama JG Scheurer.
Kala Sultan Mehmed Memburu Dracula di Bulan Puasa

Kala Sultan Mehmed Memburu Dracula di Bulan Puasa

Murka karena utusannya dibantai dengan bengis, Sultan Mehmed II membalas dengan kekuatan penuh. Walau berhasil kabur, nasib Vlad Dracula berakhir tragis.
Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Setelah memimpin pemberontakan PETA di Blitar, Supriyadi masuk hutan dan menghilang. Diduga telah dibunuh Jepang, tetapi dirahasiakan sehingga makamnya tidak ditemukan.
bottom of page