top of page

Merayakan Seabad Ali Sadikin

Ali Sadikin tak hanya membangun Jakarta. Dia juga memajukan seni dan budaya yang hasilnya masih dapat dinikmati sampai hari ini.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Foto Ali Sadikin yang dipamerkan dalam “Peringatan 100 Tahun Ali Sadikin” di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, 7 Juli 2026. (Martin Sitompul/Historia.ID).

10 Jul
3 menit membaca

KENDATI namanya sudah tinggal sejarah, Ali Sadikin selalu dikenang penuh hormat oleh warga Jakarta. Sejumlah karya monumental dan warisan kebijakannya masih dapat dinikmati sampai hari ini. Selama menjabat gubernur DKI Jakarta periode 1966–1977, Ali Sadikin tidak hanya berperan dalam membangun Jakarta secara fisik dari kampung besar nan kumuh menjadi ibu kota modern. Namun, dia juga memberi napas bagi pengembangan seni dan kebudayaan di Jakarta.


“Kalau kita melihat perjalanan panjang Bang Ali dalam waktu 10 tahun pemerintahannya, banyak karya yang beliau tinggalkan, termasuk Taman Ismail Marzuki. Termasuk kemudian yang selalu dikenang adalah bagaimana pada waktu itu beliau memutuskan untuk mengubah rawa-rawa di pesisir utara Jakarta menjadi Taman Impian Jaya Ancol yang sekarang ini legasinya masih dirasakan oleh kita semua,” kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam pembukaan “Peringatan 100 Tahun Ali Sadikin” di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, 7 Juli 2026.


Ali Sadikin, lanjut Pramono, juga memperhatikan hiburan bagi warga Jakarta segala kalangan. Salah satu legasinya adalah pembangunan Kebun Binatang Ragunan di bilangan Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Ketika diresmikan pada 1966, Ali Sadikin berperan memprakarsai pemindahan kebun binatang di kawasan Cikini yang sudah mulai padat penduduk, ke Ragunan.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Terlantar di negeri orang. Eks romusha bersama buruh Indonesia melakukan aksi propaganda, boikot, hingga pemogokan di Singapura.
bg-gray.jpg
Pengalaman dan usianya membuat Gatot Soebroto acap jadi tempat mengadu para perwira. Namanya tetap abadi di banyak tempat, mulai jalan-jalan protokol hingga RSPAD.
bg-gray.jpg
Kasus perdagangan anak di daerah transmigrasi Rawa Makmur, Kalimantan Timur ungkap kemiskinan ekstrem yang menjerat kehidupan para transmigran. Praktik korupsi aparat disinyalir biang keladinya.
bg-gray.jpg
Panglima tempur yang memadamkan gejolak di berbagai daerah. Menggagas banyak hal penting setelah aktif lagi di Angkatan Darat.
Aktor kawakan yang mencintai akting dan bisbol. Dikagumi Elvis Presley hingga jadi “anak emas” Walt Disney.
Aktor kawakan yang mencintai akting dan bisbol. Dikagumi Elvis Presley hingga jadi “anak emas” Walt Disney.
Pantomim bukan sekadar bahasa bisu. Ia seni ekspresi dengan estetika yang tak semata memancing gelak tawa.
Pantomim bukan sekadar bahasa bisu. Ia seni ekspresi dengan estetika yang tak semata memancing gelak tawa.
Merekam warga Jakarta dalam merayakan hari kemerdekaan Indonesia tahun ini. Antusiasme yang muncul lagi usai hampir dua tahun menghilang.
Merekam warga Jakarta dalam merayakan hari kemerdekaan Indonesia tahun ini. Antusiasme yang muncul lagi usai hampir dua tahun menghilang.
Beda zaman, beda lagi jiwanya. Begitu pula dengan kesantunan dalam berpolitik.
Beda zaman, beda lagi jiwanya. Begitu pula dengan kesantunan dalam berpolitik.
Ketika pemerintah Hindia Belanda tak mampu menghadapi gelombang pandemi Flu Spanyol secara menyeluruh, para sinshe muncul sebagai penyelamat.
Ketika pemerintah Hindia Belanda tak mampu menghadapi gelombang pandemi Flu Spanyol secara menyeluruh, para sinshe muncul sebagai penyelamat.
Barcelona menyambut kepulangan pahlawan Liga Champions pertamanya. Mampukah Koeman membawa Messi cs bangkit?
Barcelona menyambut kepulangan pahlawan Liga Champions pertamanya. Mampukah Koeman membawa Messi cs bangkit?
transparant.png
bottom of page