- 8 Jul 2018
- 2 menit membaca
Diperbarui: 19 Jun
EUFORIA dan pengaruh sepakbola tak mengenal situasi dan kondisi. Bahkan saat sebagian besar wilayah di bumi terbakar Perang Dunia II, pesta permainan si kulit bundar tetap bergulir lewat perhelatan Piala Dunia 1942 di Amerika Latin.
Sebagaimana “Piala Dunia” tak resmi di Jerman, Piala Dunia ini juga tak diakui. Organisasi sepakbola manapun, terlebih FIFA, tak pernah mengakuinya. “Memang Piala Dunia 1942 tak pernah disebutkan di buku sejarah manapun, namun pernah dimainkan di Patagonia, Argentina,” ungkap Osvaldo Soriano dalam Pensare con i Piedi.
“Piala Dunia” Patagonia, wilayah yang –kini terbagi antara Argentina dan Cile– pada 1942 masih masuk ke dalam kekuasaan Raja Antoine III dari Kerajaan Araucanía dan Patagonia, berlangsung pada medio November 1942. Turnamen ini digagas Menteri Olahraga Kerajaan Patagonia asal Balkan, Count Vladimir von Otz. Pesertanya diikuti 12 tim.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















