Gatot Soebroto menjadi kepala polisi wilayah Banyumas pada awal kemerdekaan. Dekat dengan anak buah, Gatot berhasil memimpin pasukan dalam pertempuran Ambarawa.
Gatot Soebroto menjadi tentara Belanda ditentang sang ayah karena tidak ingin anaknya menjadi penindas bangsanya. Dia membuktikan diri sebagai tentara yang peduli kaum lemah hingga dicap sersan gila oleh atasannya.
Sebuah pameran yang tak semata untuk merespon kondisi kekinian, tapi juga untuk menghidupkan sekaligus mengabadikan Balai Budaya selaku tempat bersejarah dalam dunia seni-budaya bangsa.
Pengikut Chik di Tiro ini gigih melawan Belanda hingga memaksa KNIL mengirim pasukan kecil untuk menumpasnya, yang di dalamnya terdapat Kopral Roeman dari Pasundan.
Komentar