top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Munculnya Si Doel (Bagian II)

Dua film Sjuman Djaja yang mengonstruksikan tokoh Si Doel menjadi ikon budaya dan punya andil memantik genre lakon Betawi.

2 Des 2024

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Sampul film Si Doel Anak Betawi yang dibintangi Rano Karno dan Benyamin S. (Dinas Kebudayaan DKI Jakarta).

Diperbarui: 4 Jan

DARI sebuah bukit dekat kober (kuburan) Tionghoa, Abdoel Hamid alias Si Doel (diperankan Rano Karno) berlari menyusuri jalan setapak sembari bersenandung, "Anak Betawi... ketinggalan zaman...” Saat itu juga keempat kawannya yang bergelantungan di pepohonan langsung menimpali: “Katenye...”

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Yang Tersisa dari Warisan Salahuddin di Pelosok Prancis

Yang Tersisa dari Warisan Salahuddin di Pelosok Prancis

Alkisah Masjid Buzancy di Ardennes, Prancis yang dibangun atas permintaan Sultan Salahuddin. Hancur semasa Revolusi Prancis. Kini beralih fungsi jadi sekolah.
Bukan Band Manis, God Bless Band Idealis

Bukan Band Manis, God Bless Band Idealis

God Bless tak mau sembarangan bikin album. Laris bukan tujuan mereka menelurkan album.
Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Kebun pertama tembakau Deli kini menjadi perkampungan di sekitar Jalan Platina, Medan.
Akhir Perlawanan Tuan Rondahaim Terhadap Belanda

Akhir Perlawanan Tuan Rondahaim Terhadap Belanda

Tuan Rondahaim melawan Belanda di Simalungun hingga akhir hayatnya. Dia tidak pernah menyerah. Penyakit rajalah yang menghentikan perlawanannya.
“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

Dianggap menggerakan massa melawan pemerintah kolonial, Kuwu Groeneveld menanggung hukuman tak ringan.
bottom of page