top of page

Oppenheimer, Proyek Manhattan dan Bhagavad Gita (Bagian II – Habis)

Sosok “Bapak Bom Atom”, ilmuwan Yahudi kiri yang menyelami fisika teoritis, mekanika kuantum, astrofisika, hingga filosofi klasik Hindu.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Fisikawan Julius Robert Oppenheimer (kanan) bersama Jenderal Leslie Richard Groves Jr. di Lab Los Alamos (US Department of Energy)

  • 17 Jul 2023
  • 7 menit membaca

Diperbarui: 18 Feb

BRIGADIR Jenderal Leslie Richard Groves Jr. tak pernah menyesali keputusannya ketika menjatuhkan pilihannya pada Julius Robert Oppenheimer untuk memimpin Project Y alias Laboratorium Los Alamos. Keputusannya ternyata tak keliru. Hasilnya berbuah manis berupa suksesnya proyek pengembangan bom atom.


Groves Jr. sendiri diberi kepercayaan menakhodai Proyek Manhattan sejak 17 September 1942. Proyek di bawah Korps Zeni Angkatan Darat (AD) Amerika Serikat dari Distrik Manhattan itu kemudian base camp-nya dipindah ke Los Alamos.


Proyek Manhattan bermula dari surat fisikawan Edward Teller, Eugene Wigner, Leo Szilard, dan Albert Einstein kepada Presiden Franklin D. Roosevelt tanggal 2 Agustus 1939. Surat tersebut berisi peringatan akan ancaman Jerman yang sudah memulai proyek pengembangan bom atom pasca-penemuan fisi nuklir oleh Otto Hahn dan Fritz Strassman pada 6 Januari 1939.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Setalah Sutan Sjahrir dibebaskan, para pengikut Tan Malaka menyodorkan konsepsi untuk disetujui Sukarno. Hatta menyadari sedang terjadi kudeta.
bg-gray.jpg
Setelah diculik pengikut Tan Malaka, Sutan Sjahrir bikin perhitungan dengan penangkapan berantai. Adam Malik protes, Sayuti Melik pasrah digelandang ke bui.
bg-gray.jpg
Perdana Menteri Sutan Sjahrir diculik pengikut Tan Malaka, Presiden Sukarno minta Sjahrir dikembalikan.
bg-gray.jpg
Pengikut Tan Malaka menculik Sutan Sjahrir karena dianggap pengkhianat yang menjual tanah air kepada Belanda. Sukarno-Hatta memerintahkan untuk membebaskannya.
Karangan bunga bukan sekadar dekorasi. Tiap bunga memiliki makna, mulai dari tanda cinta hingga peringatan yang mendorong munculnya floriografi atau bahasa bunga.
Karangan bunga bukan sekadar dekorasi. Tiap bunga memiliki makna, mulai dari tanda cinta hingga peringatan yang mendorong munculnya floriografi atau bahasa bunga.
Survei SMRC menunjukan mayoritas warga tidak percaya akan kebangkitan PKI. Dimanfaatkan kelompok tertentu demi tujuan politik.
Survei SMRC menunjukan mayoritas warga tidak percaya akan kebangkitan PKI. Dimanfaatkan kelompok tertentu demi tujuan politik.
Di tengah pandemi orang berharap vaksin menjadi solusi. Bagaimana ketika dahulu vaksin belum dikenal?
Di tengah pandemi orang berharap vaksin menjadi solusi. Bagaimana ketika dahulu vaksin belum dikenal?
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Lee Harvey Oswald, yang dituduh membunuh Kennedy, seolah bangkit dari kubur. Namanya mencuri perhatian karena peti matinya akan dilelang.
Lee Harvey Oswald, yang dituduh membunuh Kennedy, seolah bangkit dari kubur. Namanya mencuri perhatian karena peti matinya akan dilelang.
Dari sebuah pelana kuda, Hermes menjadi kunci untuk memasuki kalangan sosialita.
Dari sebuah pelana kuda, Hermes menjadi kunci untuk memasuki kalangan sosialita.
transparant.png
bottom of page