- 7 Agu 2020
- 5 menit membaca
Diperbarui: 20 Mei
ENAM Agustus 1945 menjadi hari tak biasa di kota Hiroshima yang sedang musim panas. Sekira pukul 8.15 pagi, dinamika kota itu berubah seketika. Bom atom “Little Boy” yang dijatuhkan Amerika Serikat dari pesawat pembom B-29 Superfrotress “Enola Gay” mengubah wajah kota industri itu dalam hitungan detik.
Sekira 80 ribu orang menjadi abu, 50 ribu lainnya berangsur-angsur tewas akibat luka yang tak kunjung pulih akibat ledakan bom tersebut.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, tahun ini warga Hiroshima menggelar peringatan tragedi bom atom di Hiroshima Memorial. Walau dalam peringatan ke-75 kali ini sedikit berbeda lantaran masih pandemi virus corona, peringatan tetap dihadiri Perdana Menteri (PM) Shinzo Abe.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















