top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Paul Tibbets, Pilot Pembawa Bom Atom

Bom atom dijatuhkan di Hiroshima dan Nagasaki. Amerika Serikat beralasan membunuh untuk meyelamatkan lebih banyak nyawa karena perang.

Oleh :
9 Agu 2012

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Paul Tibbets (tengah) bersama kru pesawat B-29 Enola Gay yang membawa dan menjatuhkan bom atom di Hiroshima dan Nagasaki, Jepang. (Wikimedia Commons).

  • 10 Agu 2012
  • 4 menit membaca

Diperbarui: 19 Des 2025

PADA 6 dan 9 Agustus 1945, bom atom meluluhlantakkan kota Hiroshima dan Nagasaki, Jepang. Bom atom itu dibawa oleh pesawat B-29. "B-san alias Tuan-B, begitulah orang Jepang menyebut sekaligus menghargai dengan terpaksa pesawat pengebom B-29 yang terkenal saat itu," tulis John Hersey dalam Hiroshima, Ketika Bom Dijatuhkan. Dan pilot yang menjatuhan bom atom “Little Boy” di Hiroshima dari B-29 Enola Gay –nama ibunya– adalah Paul Tibbets.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Kekerasan Terhadap Etnis Tionghoa

Kekerasan Terhadap Etnis Tionghoa

Data jumlah korban kekerasan terhadap etnis Tionghoa di Indonesia 1740–1998.
Pahit Getir Hidup Sjahrir

Pahit Getir Hidup Sjahrir

Menjelang akhir hayatnya, Sutan Sjahrir hidup sebagai tahanan dalam perawatan. Namun, justru pada saat itulah putrinya merasakan kehidupan sebagai keluarga yang utuh.
Masa Sebelum Tarumanagara

Masa Sebelum Tarumanagara

Ada Peradaban Buni sebelum eksisnya Tarumanagara. Dari mana asal-usul nama Tarumanagara?
14 Februari 1946: Peristiwa Merah-Putih di Manado

14 Februari 1946: Peristiwa Merah-Putih di Manado

Para pemuda melakukan perlawanan terhadap upaya Belanda menguasai kembali Sulawesi Utara.
Pesona Sadum Angkola

Pesona Sadum Angkola

Dalam bahasa daerahnya, kain tenun ini disebut abit godang. Wastra yang sarat teknik, rona, dan jejak akulturasi dari tanah Tapanuli Selatan.
bottom of page