top of page

Pangeran William, Putri Diana, dan Palestina

Bekas intel Inggris menyingkap spekulasi Putri Diana “disingkirkan” karena berniat membela Palestina. Benarkah?

loading_historia_white.gif
transparant.png

Putri Diana saat gencar mendukung kampanye antiranjau PBB (icbl.org)

  • 23 Feb 2024
  • 6 menit membaca

Diperbarui: 24 Jul

SETELAH 139 hari kebrutalan genosida Israel di Jalur Gaza yang menewaskan lebih dari 29 ribu warga Palestina, Pangeran William akhirnya buka suara. Putra mahkota Inggris itu mulai menyerukan gencatan senjata, tak peduli Perdana Menteri Rishi Sunak dan bahkan ayahnya sendiri, Raja Charles III, mendukung aksi-aksi brutal Israel.


Sebelumnya, Pangeran William dan Putri Kate melalui juru bicaranya, sebagaimana dikutip People, 12 Oktober 2023, memang sempat membela dalih Israel untuk mempertahankan diri. Akan tetapi setelah sekira empat bulan berselang, Pangeran William berubah dan mendorong masuknya bantuan kemanusiaan di Gaza secara masif.


Seruan Pangeran William itu dilontarkan tak lama setelah Amerika Serikat untuk ketiga kalinya memveto draf proposal resolusi gencatan senjata yang diajukan di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK-PBB) pada Selasa (20/2/2024). Delegasi Inggris sendiri memutuskan kembali abstain.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Maria Ullfah terpikat sosialisme pada pandangan pertama. Sutan Sjahrir jadi comblangnya.
bg-gray.jpg
Buyut Ahmad Subardjo berasal dari keluarga terpandang di Aceh yang terlibat persaingan kekuasaan. Dia memilih merantau ke Jawa dan menjadi pemuka agama Islam. Anaknya mengikuti jejaknya.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah berada di dalam pusaran kontroversi penyusunan RUU Perkawinan. Berbuah manis walau penuh kompromi.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo lahir di Karawang dari keturunan bangsawan Aceh dan Jawa. Anak kesayangan mantri polisi ini pindah ke Batavia untuk melanjutkan pendidikan di sekolah Belanda.
Lorong Zaman Pamer
Lorong Zaman Pamer
Ungkapan syukur atas panen raya (Katto Bakko) yang dilakukan secara gotong royong.
Ungkapan syukur atas panen raya (Katto Bakko) yang dilakukan secara gotong royong.
Arsenal merayakan FA Cup tanpa euforia penonton di Wembley. Berbeda jauh dari suasana final di stadion ikonik itu 97 tahun silam.
Arsenal merayakan FA Cup tanpa euforia penonton di Wembley. Berbeda jauh dari suasana final di stadion ikonik itu 97 tahun silam.
Obligator tahun 1946 bermunculan. Meminta pengembalian dana dari negara.
Obligator tahun 1946 bermunculan. Meminta pengembalian dana dari negara.
Momen rekor 66 gol dalam sehari dari 10 pertandingan pada “Boxing Day” enam dekade lalu. Termasuk kekalahan pahit Manchester United 6-1.
Momen rekor 66 gol dalam sehari dari 10 pertandingan pada “Boxing Day” enam dekade lalu. Termasuk kekalahan pahit Manchester United 6-1.
Yang kita butuhkan, mungkin, bukan Nelson Mandela tapi kemauan dan keberanian untuk menebus dosa masa lalu dengan berbagai cara yang bisa memenuhi rasa keadilan.
Yang kita butuhkan, mungkin, bukan Nelson Mandela tapi kemauan dan keberanian untuk menebus dosa masa lalu dengan berbagai cara yang bisa memenuhi rasa keadilan.
transparant.png
bottom of page