top of page

Che Guevara dan Perlawanan di Gaza

Kunjungan Che Guevara ke Jalur Gaza mengubah penjajahan Israel dari konflik regional menjadi isu global.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Ernesto "Che" Guevara (kiri) saat bertemu Presiden Gamal Abdel Nasser. (Wikimedia Commons).

  • 10 Okt 2023
  • 3 menit membaca

Diperbarui: 14 Jun

JALUR Gaza, sebuah wilayah sempit yang diapit wilayah Israel di timur dan Laut Mediterania di barat, disesaki pengungsi dan rumahsakit darurat pada 18 Juni 1959. Wajah-wajah prihatin yang didera kelaparan di kamp-kamp pengungsian, hari itu untuk sesaat berubah menggelora seiring kunjungan seorang tokoh revolusioner bernama Ernesto “Che” Guevara.


Kunjungan Guevara itu punya makna besar bagi pengungsi untuk terus memberikan perlawanan terhadap zionis Israel. Kendati seruan pembebasan Palestina didengungkan Presiden Indonesia Sukarno di Konferensi Asia Afrika (KAA), menurut Salman Abu Sitta dalam Che Guevara in Gaza: Palestine Becomes a Global Cause, Guevaralah yang mengubah kolonisasi Zionis itu dari konflik kawasan menjadi isu global.


“Pemicunya memang Konferensi Bandung (KAA, red.) pada 1955 dan menghasilkan Gerakan Non-Blok, di mana para anggotanya mengguncang dominasi asing (Blok Barat dan Blok Timur). Jalur Gaza menjadi simbol Palestina. Wilayah kecil satu-satunya yang masih mengibarkan bendera Palestina,” ungkap Abu Sitta.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Maria Ullfah was born into a prominent noble family. Yet, she chose the path of struggle.
bg-gray.jpg
Jalan panjang Maria Ullfah memperjuangkan keadilan bagi perempuan. Terhenti di zaman Jepang.
bg-gray.jpg
Setiati rallied women to commemorate the first anniversary of Indonesia’s independence at the site where the Proclamation was read. They pressed on despite being blocked by Gurkha soldiers.
bg-gray.jpg
Gerakan Pramuka pernah punya andil dalam menggiatkan pembangunan melalui transmigrasi. Namun, Transmigrasi Pramuka dinilai kurang tepat dan gagal.
Mampukah Jokowi dan Ahok menuntaskan masalah Jakarta yang diwariskan dari zaman ke zaman?
Mampukah Jokowi dan Ahok menuntaskan masalah Jakarta yang diwariskan dari zaman ke zaman?
A deep and balanced understanding about the events in 1959-1969 is required to achieve reconciliation.
A deep and balanced understanding about the events in 1959-1969 is required to achieve reconciliation.
Secara resmi Perang Korea belum berakhir. Dan perseteruan pun masih kerap terjadi, yang antara lain diredakan dengan sebuah lapangan golf.
Secara resmi Perang Korea belum berakhir. Dan perseteruan pun masih kerap terjadi, yang antara lain diredakan dengan sebuah lapangan golf.
Lewat kemenangan 6-1 Spurs membuat Old Trafford jadi kuburan bagi pemiliknya. Mengulang sejarahnya.
Lewat kemenangan 6-1 Spurs membuat Old Trafford jadi kuburan bagi pemiliknya. Mengulang sejarahnya.
Kampanye penyebaran informasi pencegahan dan pengobatan Flu Spanyol di Hindia Belanda melalui medium lokal.
Kampanye penyebaran informasi pencegahan dan pengobatan Flu Spanyol di Hindia Belanda melalui medium lokal.
transparant.png
bottom of page