- 5 Jul 2025
- 4 menit membaca
Diperbarui: 21 Mei
DI Cianjur, Wa Odeh adalah legenda. Dalam urusan makanan, namanya bukan hanya berkibar di kota beras tersebut namun jauh sampai ke Sukabumi, Bogor, Bandung, dan Jakarta. “Pada 1950-an hingga awal 1980-an, tak afdol rasanya jika berkunjung ke Cianjur tak singgah ke rumah makan Wa Odeh,” ujar Soendoesijah (71), kepada Historia.
Selain sayur lodeh dan pepes ikan, salah satu kekhasan resto milik Wa Odeh adalah enclo, sejenis nasi rames yang dilengkapi masakan khas kenduri seperti bihun kol goreng, oseng buncis, sambal goreng kentang ati, dan semur daging sapi.
“Rasanya lezat sekali, hingga setiap kami pulang dari Bandung lewat Cianjur, makan di resto Wa Odeh nyaris seperti kewajiban,” ujar Dzulkarnaen, pelanggan setia resto Wa Odeh pada 1970-an.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















