top of page

Pasukan Momok Kahar Muzakkar

Kahar Muzakkar membentuk Momok sebagai pasukan gerak cepat DI/TII. Momok Ansharullah mengakibatkan konflik internal.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Letkol Kahar Muzakkar (kedua dari kiri), komandan TNI Seberang, di Jakarta pada 1950. Dia kemudian menjadi pemimpin DI/TII di Sulawesi Selatan. (Waspada, 23 Januari 1950/Koleksi Perpusnas RI).

20 Apr 2022
3 menit membaca

Diperbarui: 19 Mei

S.M. KARTOSOEWIRJO, imam DI/TII di Jawa Barat, mengirimkan sepucuk surat kepada Kahar Muzakkar, menawarkan pimpinan Tentara Islam Indonesia (TII) di Sulawesi. Kahar menerima tawaran itu pada 20 Januari 1952.


Kahar memiliki dua komandan kepercayaan, yaitu Bahar Mattaliu dan Sjamsul Bachri. Namun, Bahar kemudian menyerah kepada pemerintah karena menentang keputusan Kahar dalam pembentukan pasukan Momok.


Kahar membentuk empat kesatuan kawakan itu untuk meningkatkan kapasitas tempur dalam melawan pasukan Republik. “Satuan-satuan ini diberinya nama Momok, kependekan dari Moment Mobile Komando,” tulis Cornelis van Dijk dalam Darul Islam, Sebuah Pemberontakan.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Di usianya yang masih muda, Semaoen memimpin dan menggerakkan serikat buruh. Dia memperjuangkan pekerja tertindas dengan melancarkan pemogokan, sampai diusir pemerintah kolonial.
bg-gray.jpg
Beranjak remaja di tengah berseminya pergerakan, Semaoen “dibentuk” Sneevliet guna merintis jalan revolusioner.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah suffered a series of losses during her life. She lost four of her loved ones in a very short time.
bg-gray.jpg
Sebagai pegawai kereta api, masa depan Semaoen terjamin. Namun, dia memilih terjun ke pergerakan karena melihat ketidakadilan yang dialami rakyat jajahan.
transparant.png
bottom of page