top of page

Peletak Dasar Institusi Polri

Soekanto membenahi dan membangun fondasi bagi lembaga Kepolisian Republik Indonesia.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Kapolri Pertama, Raden Said Soekanto (duduk tengah) bersama jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia. (Museum Polri).

1 Jul 2019
3 menit membaca

Diperbarui: 7 Jun

NAMANYA tak banyak diperbincangkan dalam narasi sejarah. Padahal Soekanto Tjokrodiatmodjo adalah kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) pertama sekaligus dengan masa jabatan terlama. Dia juga berperan penting dalam meletakan dasar bagi institusi Polri.


Pada 16 Januari 1950, Soekanto resmi diangkat sebagai Kepala Kepolisian Republik Indonesia Serikat (RIS). Prosesi serah terima Kepolisian dari G. van Nes, kepala Dinas Polisi Umum Hindia Belanda, ke Soekanto berlangsung di Gedung Kementerian Dalam Negeri tiga hari kemudian.


“Saya datang ke sini untuk menerima jabatan saya,” ujar Soekanto.


“Saya juga sudah menerima instruksi untuk menjalankan itu. Saya senang karena pimpinan kepolisian jatuh di tangan orang yang saya kenal. Bila diperlukan saya siap memberikan bantuan,” kata van Nes.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Gatot Soebroto menjadi tentara Belanda ditentang sang ayah karena tidak ingin anaknya menjadi penindas bangsanya. Dia membuktikan diri sebagai tentara yang peduli kaum lemah hingga dicap sersan gila oleh atasannya.
bg-gray.jpg
Ikut dikirim ke Ambon, Gatot Soebroto dikira keluarganya sudah mati. Masa Pendudukan Jepang membuatnya “menukar” seragam dari KNIL ke PETA.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s long journey to fight for justice for women came to a halt during the Japanese occupation.
bg-gray.jpg
Gatot Soebroto berani dan suka berkelahi, yang berakibat dikeluarkan dari sekolah. Di balik sikap kerasnya, dia baik hati ibarat seharum tanjung tetapi sekeras baja.
Qaramitah mendirikan negara dengan gagasan sistem kas bersama dan menghapus feodalisme. Namun mereka juga menerapkan perbudakan dan membantai jamaah haji hingga mencuri Hajar Aswad.
Qaramitah mendirikan negara dengan gagasan sistem kas bersama dan menghapus feodalisme. Namun mereka juga menerapkan perbudakan dan membantai jamaah haji hingga mencuri Hajar Aswad.
Kolaborasi kelompok teater Belanda-Indonesia di Festival Teater Jakarta. Mengangkat repertoir eks-KNIL dengan trauma dan fantasinya.
Kolaborasi kelompok teater Belanda-Indonesia di Festival Teater Jakarta. Mengangkat repertoir eks-KNIL dengan trauma dan fantasinya.
Dokumenter pahlawan dari Fuentalbilla yang ditempa di La Masia. Memendam beban psikis di balik sifatnya yang kalem dan dingin.
Dokumenter pahlawan dari Fuentalbilla yang ditempa di La Masia. Memendam beban psikis di balik sifatnya yang kalem dan dingin.
Mengenal sepakbola dari ekspatriat, negeri kecil di Teluk Persia ini tampil di pentas internasional lewat Piala Dunia.
Mengenal sepakbola dari ekspatriat, negeri kecil di Teluk Persia ini tampil di pentas internasional lewat Piala Dunia.
Dengan bantuan Uni Soviet, Indonesia pernah hampir memiliki Institut Oceanografi di Ambon. Ditelantarkan Orde Baru.
Dengan bantuan Uni Soviet, Indonesia pernah hampir memiliki Institut Oceanografi di Ambon. Ditelantarkan Orde Baru.
Utusan Mesir yang membawa keputusan pengakuan kedaulatan Republik Indonesia dari negara-negara Liga Arab, sempat terdampar di Singapura.
Utusan Mesir yang membawa keputusan pengakuan kedaulatan Republik Indonesia dari negara-negara Liga Arab, sempat terdampar di Singapura.
transparant.png
bottom of page