top of page

Penemuan Kota Emas yang Hilang

Kota kuno dari zaman keemasan Mesir Kuno ditemukan. Disebut sebagai penemuan Mesir terhebat kedua setelah makam Tutankhamun yang fenomenal.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Tembok dan jalan-jalan di Kota Emas yang Hilang. (antiquities.gov.eg).

11 Apr 2021
3 menit membaca

Diperbarui: 15 Jul

TAHUN lalu, tim peneliti yang dipimpin oleh arkeolog Zahi Hawass memulai penggalian di daerah antara kuil Ramses III dan Amenhotep III dekat Luxor, sekira 500 km di selatan ibu kota Mesir, Kairo. Pencarian ini dilakukan dengan harapan menemukan kuil bagi Firaun Tutankhamun. 


“Tim memilih untuk mencari di wilayah ini karena kuil Horemheb dan Ay ditemukan di daerah ini,” kata Zahi Hawass yang juga mantan menteri negara urusan barang antik Mesir, sebagaimana dikutip Live Science, 10 April 2021.


Namun, para peneliti justru dikejutkan oleh temuan hebat ketika formasi bata lumpur mulai bermunculan dari bawah tanah yang mereka gali. Mereka menyadari baru saja menemukan sisa-sisa kota besar yang kondisinya masih sangat baik. Tampak jalan-jalan kota diapit oleh rumah-rumah. Beberapa tempat dindingnya setinggi 3 m. Rumah-rumah itu memiliki ruangan yang dipenuhi pernak-pernik dan perkakas kehidupan sehari-hari orang Mesir Kuno.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Kepulangan Semaoen ke Indonesia setelah 33 tahun di pengasingan disambut semarak. Presiden Soeharto menawarkan keluarga agar jenazahnya dimakamkan di Kalibata.
bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
transparant.png
bottom of page