- 3 Apr 2021
- 5 menit membaca
Diperbarui: 13 Mar
SEJARAH Mesir Kuno mengalir selama lebih dari 3.000 tahun. Dari penyatuan dua kekuatan Mesir di utara dan selatan pada sekira 3.100 SM hingga penaklukkan oleh Alexander Agung pada 332 SM Mesir Kuno tumbuh menjadi peradaban terkemuka di kawasan Mediterania.
Firaun adalah tokoh kunci dalam sejarah peradaban di lembah Sungai Nil itu. Menurut Jean Yoyotte, ahli egiptologi dari Prancis, dalam “Pharaonic Egypt: Society, Economy, and Culture” yang terbit dalam General History of Africa II: Ancient Civilizations of Africa, istilah “Firaun” berasal dari per-ao. Istilah ini pada era Kerajaan Lama bermaksud merujuk pada “Rumah Besar” bagi sang pangeran, termasuk kediamannya dan para menterinya. Baru pada masa Kerajaan Baru (1570–1070 SM), istilah Firaun menjadi sebutan bagi raja.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












