top of page

Penyergapan Tentara Belanda di Tanah Karo

Sebuah unit militer Belanda hancur lebur dalam suatu penghadangan di wilayah Tanah Karo.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Patroli tentara Belanda di Binjai, Sumatra Utara. (gahetna.nl).

  • 13 Jul 2018
  • 3 menit membaca

Diperbarui: 23 Jun

KOTA Binjai pada 13 Juli 1949 tampak lengang. Prajurit I.J.C Hermans masih ingat hari itu cuaca cerah dan kelihatannya begitu aman, damai dan tenteram. Namun, menjelang petang, keadaan di markas militer Belanda mendadak berubah penuh hiruk-pikuk.


“Seorang prajurit dalam keadaan terengah-terengah melapor pada komandan setempat di Binjai. Sang komandan melihat dengan keheranan seorang asing yang tiba-tiba muncul di hadapannya, berpakaian hanya bercelana dalam saja,” kenang Hermans dalam “Ups and Downs in Kompani Doea” termuat dalam kumpulan tulisan, Gedenkboek 511 RI.


Prajurit yang cuma mengenakan sempak itu bernama Jan van Thoor, anggota kolone perbekalan Belanda yang hendak menuju Desa Telagah di Langkat Hulu. Dia salah satu korban pengadangan di Bukit Gelugur, Rumah Galuh dekat kampung Keriahen, Tanah Karo.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Jenderal Soedirman mendukung Persatuan Perjuangan yang digagas Tan Malaka. Namun, dia kemudian meninggalkan kawan sehaluan setelah terjadi peristiwa kudeta 3 Juli 1946.
bg-gray.jpg
Setelah Sutan Sjahrir dibebaskan, para pengikut Tan Malaka menyodorkan konsepsi untuk disetujui Sukarno. Hatta menyadari sedang terjadi kudeta.
bg-gray.jpg
Setelah diculik pengikut Tan Malaka, Sutan Sjahrir bikin perhitungan dengan penangkapan berantai. Adam Malik protes, Sayuti Melik pasrah digelandang ke bui.
bg-gray.jpg
Perdana Menteri Sutan Sjahrir diculik pengikut Tan Malaka, Presiden Sukarno minta Sjahrir dikembalikan.
Sebuah kelompok astronom, yang dipimpin orang Indonesia, menemukan planet baru yang terbentuk secara tak lazim.
Sebuah kelompok astronom, yang dipimpin orang Indonesia, menemukan planet baru yang terbentuk secara tak lazim.
Indonesia berlimpah warisan budaya. Pengembangannya tergantung sikap masyarakat dan kebijakan pemerintah.
Indonesia berlimpah warisan budaya. Pengembangannya tergantung sikap masyarakat dan kebijakan pemerintah.
Segala permasalahan tak harus selesai dengan adu otot. Hanya dengan kepala dingin, semua masalah akan mencair.
Segala permasalahan tak harus selesai dengan adu otot. Hanya dengan kepala dingin, semua masalah akan mencair.
Meski prestisius dan tertua plus selalu melahirkan bintang, All England acapkali disebut kejuaraan dunia bayangan.
Meski prestisius dan tertua plus selalu melahirkan bintang, All England acapkali disebut kejuaraan dunia bayangan.
Sama-sama besar namanya, sama-sama tragis pula nasibnya.
Sama-sama besar namanya, sama-sama tragis pula nasibnya.
Upaya mencari dana pembangunan di ibukota. Perusahaan Daerah sempat tak memenuhi harapan.
Upaya mencari dana pembangunan di ibukota. Perusahaan Daerah sempat tak memenuhi harapan.
transparant.png
bottom of page