top of page

Peran Connie Sutedja di Dunia Nyata

Di masa jayanya, dia primadona kaum Adam. Tegar bertahan saat diterpa prahara di masa senja.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Sukarni alias Connie Sutedja, bintang lawas yang kiprahnya masih berkibar hingga kini (Foto: Randy Wirayudha/Historia)

22 Apr 2019
4 menit membaca

Diperbarui: 5 Mar

DI masa jayanya, Connie Sutedja merupakan primadona. Paras geulis mojang Tasikmalaya itu membuat banyak kaum Adam yang kepincut padanya. “Ya banyak dulu yang naksir, sih. Tapi jangan disebut ah, enggak enak sama orangnya. Ada yang sejawat, pernah juga sutradara,” ujarnya saat ditemui Historia di kediamannya di Cilandak, Jakarta Selatan, 11 April 2019.


Beberapa di antara yang kesemsem itu pernah menjalin kisah asmara dengan Connie. Sayangnya, tak satupun dari mereka berhasil mengajak Connie naik ke pelaminan. “Banyak yang serius. Kadang saya pacaran sama orang, begitu orang itu mau serius, langsung saya putusin. Sadis banget memang waktu itu saya. Kalau sudah serius ngajak nikah, saya pilih putus saja. Enggak tahu kenapa. Enggak ada angin enggak ada hujan, bingung gitu,” lanjut Connie yang sampai usia 74 tahun ini memilih tetap sendiri.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo was born in Karawang to a family of Acehnese and Javanese nobility. The beloved son of a civil service police officer, he moved to Batavia to continue his education at a Dutch school.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah became the first female minister in Indonesian history. She handled everything from diplomacy and labor issues to makeup and lipstick.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Cerita lama tentang feodalisme, priayi intelek dan misteri raibnya sebuah patung.
Cerita lama tentang feodalisme, priayi intelek dan misteri raibnya sebuah patung.
Drama persaingan sekaligus persahabatan dua pembalap flamboyan legendaris yang memicu adrenalin.
Drama persaingan sekaligus persahabatan dua pembalap flamboyan legendaris yang memicu adrenalin.
Idris Sardi tak hanya lihai menggesek biola. Dia juga tukang cerita.
Idris Sardi tak hanya lihai menggesek biola. Dia juga tukang cerita.
Kisah-kisah unik cabang menembak di Olimpiade. Dari menembak merpati sampai duel ala Koboi.
Kisah-kisah unik cabang menembak di Olimpiade. Dari menembak merpati sampai duel ala Koboi.
 Kunto tahu cara mengelola uang lotre. Tanpa gaji bulanan pun dia bisa hidup.
Kunto tahu cara mengelola uang lotre. Tanpa gaji bulanan pun dia bisa hidup.
transparant.png
bottom of page