top of page

Perempuan Penghibur Disiplinkan Tentara

Untuk mendisiplinkan tentaranya pada masa perang, Jepang merekrut wanita penghibur (ianfu).

loading_historia_white.gif
transparant.png

Toru Hashimoto dan ianfu di Kupang, Timor.

17 Mei 2013
2 menit membaca

Diperbarui: 21 Mei

KETUA partai oposisi, Asosiasi Restorasi Jepang, Toru Hashimoto melontarkan pernyataan kontroversial mengenai perempuan penghibur (ianfu) pada 14 Mei 2013. Menurut Walikota Osaka tersebut, perekrutan perempuan penghibur pada masa perang diperlukan untuk menjaga kedisiplinan tentara Jepang.


“Dia juga mengatakan bahwa tentara dan prostitusi merupakan satu paket yang berjalan berdampingan,” demikian dilansir China Radio Internasional Online, indonesian.cri.cn, 15 Mei 2013. “Dia menambahkan bahwa Jepang harus mengoreksi kesalahannya apabila Jepang terbukti pernah menculik dan memaksa perempuan penghibur.”


Namun, dalam rapat kabinet, pemerintah Jepang membantah dan memastikan bahwa tiada bukti terkait perekrutan ianfu. Meski pemerintah Jepang berkali-kali menekankan akan mengintrospeksi kesalahannya di masa lalu, sejumlah politisi sayap kanan kerap melontarkan pernyataan yang membenarkan agresi yang memicu protes dari negara-negara bekas jajahan Jepang.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo was born in Karawang to a family of Acehnese and Javanese nobility. The beloved son of a civil service police officer, he moved to Batavia to continue his education at a Dutch school.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah became the first female minister in Indonesian history. She handled everything from diplomacy and labor issues to makeup and lipstick.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
 Sejak dini, Sandiaga terobsesi beragam olahraga. Menurun dari orangtuanya
Sejak dini, Sandiaga terobsesi beragam olahraga. Menurun dari orangtuanya
Tuan rumah terhindar dari malu di Indonesia Open 2019 berkat kegemilangan ganda putra. Sektor yang dulunya dipandang sebelah mata.
Tuan rumah terhindar dari malu di Indonesia Open 2019 berkat kegemilangan ganda putra. Sektor yang dulunya dipandang sebelah mata.
Tragedi Kanjuruhan jadi salah satu petaka terparah dalam catatan sejarah.
Tragedi Kanjuruhan jadi salah satu petaka terparah dalam catatan sejarah.
Meski namanya masih asing di telinga, kerja keras bangsa Viking ini membuahkan prestasi dalam sepakbola.
Meski namanya masih asing di telinga, kerja keras bangsa Viking ini membuahkan prestasi dalam sepakbola.
transparant.png
bottom of page