ANAK-anak Omar Dani, mantan Panglima TNI Angkatan Udara era Sukarno, masih ingat perlakuan bengis tentara penjaga Rumah Tahanan Militer (RTM) Nirbaya. Penjagaan bagi keluarga yang berkunjung sedemikian ketat.
Bekal makanan yang dibawa harus melewati pemeriksaan petugas RTM. Kadang kala penjaga bertindak berlebihan dengan membongkar isi rantang lalu mempreteli lauk pauknya. Kesan itulah yang melekat ketika awal-awal ayah mereka masuk ke Nirbaya pada pertengahan 1966.
“Itu sayurnya yang kita bawa sampai di-udeg-udeg segala,” kata Dian Sri Indrapuri, anak kedua Omar Dani, kepada Historia.ID. Saat itu, Dian masih berusia delapan tahun.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















