top of page

Persebaya dalam Pusaran Masa

Persebaya, simbol kebanggaan arek-arek Suroboyo di pentas sepakbola. Melintas zaman pergerakan nasional dengan reputasi fenomenal.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Persebaya Surabaya, klub kebanggaan Kota Pahlawan yang sarat sejarah. (persebaya.id).

  • 3 Okt 2018
  • 5 menit membaca

Diperbarui: 19 Jun

SUATU siang di Surabaya. Selain terik matahari yang menyengat kulit, dalam perjalanan menuju Stadion Gelora 10 November menggunakan sepeda motor mata “disuguhi” grafiti dengan kata Persebaya di berbagai sudut kota. 


Grafiti-grafiti yang terdapat di pagar beton maupun tembok bangunan terbengkalai itu jadi penanda besarnya kecintaan arek-arek Suroboyo terhadap Persebaya Surabaya. Klub sepakbola yang sejak lahir hingga kini terus mengisi lembaran-lembaran sejarah persepakbolaan nasional itu lahir dari perjuangan tokoh-tokoh Bumiputera di masa sepakbola tengah berkembang pesat di berbagai kota di Hindia Belanda.


Persebaya memang bukan yang pertama di Surabaya. Setelah orang-orang Belanda punya Oost Java Voetbalbond (OOJV) sejak 1907 yang berganti nama menjadi Soerabaiasche Voetbal Bond (SVB) mulai 1914, golongan Tionghoa lebih dulu punya klub sepakbola setelah mendirikan Tiong Hwa Soerabaia pada 1914.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Anak muda putus sekolah dan menganggur menjadi problem di banyak daerah di Indonesia. Di Jombang, sebuah kota kecil di Jawa Timur, mereka diberikan keterampilan praktis dan praktik lapangan lalu dikirim ke Lampung dalam program Transmigrasi Pramuka.
bg-gray.jpg
The United States’ hydrogen bomb tests in the Eniwetok Atoll in the Pacific alarmed a member of the Indonesian House of Representatives, who urged the government to mobilize opposition on the international stage.
bg-gray.jpg
Jenderal Soedirman mendukung Persatuan Perjuangan yang digagas Tan Malaka. Namun, dia kemudian meninggalkan kawan sehaluan setelah terjadi peristiwa kudeta 3 Juli 1946.
bg-gray.jpg
Setelah Sutan Sjahrir dibebaskan, para pengikut Tan Malaka menyodorkan konsepsi untuk disetujui Sukarno. Hatta menyadari sedang terjadi kudeta.
A deep and balanced understanding about the events in 1959-1969 is required to achieve reconciliation.
A deep and balanced understanding about the events in 1959-1969 is required to achieve reconciliation.
Trofi Piala Eropa tak hanya bisa direbut dengan strategi dan skuad mumpuni, tapi juga keberuntungan. Italia pernah mengalaminya.
Trofi Piala Eropa tak hanya bisa direbut dengan strategi dan skuad mumpuni, tapi juga keberuntungan. Italia pernah mengalaminya.
Tak ingin Indonesia mendominasi, Negeri Jiran menempuh jalan curang. Terbongkar oleh salah satu wasitnya.
Tak ingin Indonesia mendominasi, Negeri Jiran menempuh jalan curang. Terbongkar oleh salah satu wasitnya.
Penyintas meminta jaminan Menkopolhukam agar lokasi kuburan massal tidak dirusak demi terjaganya bukti-bukti pembantaian massal 1965-1966.
Penyintas meminta jaminan Menkopolhukam agar lokasi kuburan massal tidak dirusak demi terjaganya bukti-bukti pembantaian massal 1965-1966.
Brompton bukan sepeda lipat pertama di dunia. Tapi mengapa ia begitu terkenal?
Brompton bukan sepeda lipat pertama di dunia. Tapi mengapa ia begitu terkenal?
Usai tak lagi merumput, 11 bintang sepakbola ini terjun ke dunia politik. Ada yang sukses, ada pula yang kurang moncer.
Usai tak lagi merumput, 11 bintang sepakbola ini terjun ke dunia politik. Ada yang sukses, ada pula yang kurang moncer.
transparant.png
bottom of page