top of page

Petualangan Menteri Soesanto Tirtoprodjo dan Soepeno

Agresi militer Belanda membuat Menteri Soesanto Tirtoprodjo dan Soepeno bertualang ke pedalaman Jawa hingga kaki Gunung Wilis. Kebersamaan kedua menteri itu berakhir oleh serangan Belanda.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Ilustrasi Soepeno dan Soesanto Tirtoprodjo. (Betaria Sarulina/Historia.ID).

28 Apr 2021
4 menit membaca

Diperbarui: 24 Feb

SETELAH berjalan dari Jawa Tengah melewati berbagai rintangan, rombongan kecil Menteri Kehakiman Soesanto Tirtoprodjo dan Menteri Pembangunan dan Urusan Pemuda Soepeno akhirnya mencapai Desa Ganter di kaki Gunung Wilis yang masuk wilayah Nganjuk, Jawa Timur. Mereka menginap dua malam di rumah kamituwa, lalu pindah karena tak betah sebab pak kamituwa amat pelit. Mereka kemudian menumpang di rumah penduduk miskin bernama Krama-Dul.


Di rumah kecil dan terpencil itulah kedua menteri mendapat kenyamanan. Kendati sesaat, mereka bisa menikmati istirahat dan kedamaian di tengah pelarian menghindari penangkapan pasukan Belanda. Namun di sana pula mereka akhirnya harus berpisah.


Pelarian Soesanto-Soepeno dimulai setelah pasukan Belanda menduduki ibukota RI Yogyakarta dalam Agresi Militer II. Di Solo, keduanya bersama Menteri Kemakmuran IJ Kasimo, Mendagri dr. Sukiman Wiryosanjoyo, Gubernur Militer Kolonel Gatot Subroto, residen Surakarta, dan walikota Solo rapat menentukan kelanjutan pemerintahan. Kendati rapat memutuskan keempat menteri mengambil-over dan membagi rata pekerjaan kabinet, keputusan belum sempat dijalankan karena pasukan Belanda keburu mendekati Solo. Dari sana mereka menyingkir ke Tawangmangu pada 20 Desember 1948.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Jauh di pedalaman hutan Papua yang terisolasi, sejumlah warga Lampung turut menjalani hidup sebagai tahanan politik. Salah satunya adalah Sjahmin Pandjinegara.
bg-gray.jpg
PKI memiliki tradisi intelektual yang kuat. Membawa gagasan ke tengah masyarakat melalui pendidikan dan pemberantasan buta huruf. Hasilnya menjadi salah satu partai terbesar.
bg-gray.jpg
Selama tiga dekade tinggal di Uni Soviet, Semaoen menggeluti berbagai profesi: penyiar radio, penerjemah, dosen, hingga wakil perdana menteri.
bg-gray.jpg
Pemilihan Augustine Magdalena “Tiene” Waworuntu sebagai walikota Manado menjadikannya walikota perempuan pertama pasca pembubaran RIS. Pemilihannya menimbulkan polemik daerah-pusat, hingga menyeret militer.
Sebegitu panjang perjalanan sejarah bangsa, banyak tokoh perempuan yang eksis di dalamnya. Namun aktivis perempuan tak menemukannya di historiografi Indonesia terbaru.
Sebegitu panjang perjalanan sejarah bangsa, banyak tokoh perempuan yang eksis di dalamnya. Namun aktivis perempuan tak menemukannya di historiografi Indonesia terbaru.
Setidaknya ada sebelas pemain dunia yang pernah menjajal akting. Berikut lima di antaranya.
Setidaknya ada sebelas pemain dunia yang pernah menjajal akting. Berikut lima di antaranya.
Vaksin corona yang jadi harapan untuk mengatasi pandemi diprediksi baru bisa diproduksi massal pada 2021. Sebelum vaksin ditemukan, cacar menjadi penyakit amat mematikan. Bisa dikendalikan setelah pemvaksinan massal.
Vaksin corona yang jadi harapan untuk mengatasi pandemi diprediksi baru bisa diproduksi massal pada 2021. Sebelum vaksin ditemukan, cacar menjadi penyakit amat mematikan. Bisa dikendalikan setelah pemvaksinan massal.
 Cerita getir karya penulis dari negeri Apartheid diangkat ke layar lebar. Terasa faktual kendati kemasannya fiktif.
Cerita getir karya penulis dari negeri Apartheid diangkat ke layar lebar. Terasa faktual kendati kemasannya fiktif.
Petenis Billie Jean King sukses membungkam kaum laki-laki yang menganggap perempuan senantiasa inferior dalam olahraga tenis.
Petenis Billie Jean King sukses membungkam kaum laki-laki yang menganggap perempuan senantiasa inferior dalam olahraga tenis.
transparant.png
bottom of page