top of page

Polemik Keruntuhan Majapahit

Dinyatakan runtuh tetapi masih eksis. Para pakar berbeda pendapat soal keruntuhan Majapahit.

loading_historia_white.gif
transparant.png
  • 28 Mar 2018
  • 3 menit membaca

SAMPAI sekarang masih banyak yang percaya berita tradisi bahwa Kerajaan Majapahit runtuh pada 1400 saka (1478 M). Keruntuhannya disimpulkan dalam candrasengkala sirna ilang kertaning bhumi.


Pembahasan soal keruntuhan Majapahit masih belum berakhir hingga kini. Arkeolog Hasan Djafar menyebut bukti-bukti sejarah memperlihatkan kerajaan itu masih ada sampai beberapa tahun kemudian.


“Sumber sejarah Majapahit akhir yang ada sangat sedikit jumlahnya. Selain itu, sumber-sumber yang ada tidak banyak memberikan keterangan,” tulis Hasan dalam Masa Akhir Majapahit.


Thomas Stamford Raffles, salah satu yang mendukung pendapat keruntuhan Majapahit pada 1400 saka. Dalam The History of Java, dia menyebut Majapahit diruntuhkan Demak pada 1400 saka (sirna ilang kertaning bhumi) berdasarkan Serat Kanda.


Sejarawan Slamet Muljana dalam Runtuhnya Kerajaan Hindu-Jawa dan Timbulnya Negara-negara Islam di Nusantara menyatakan hal senada dengan Raffles. Majapahit sirna pada 1400 saka akibat gempuran Demak. Pendapatnya berdasarkan berita-berita tradisi dan resume laporan Residen Poortman tentang naskah kronik Cina dari Kelenteng Sam Po Kong Semarang dan Kelenteng Talang Cirebon.


Di luar itu, masalah ini juga memancing banyak pendapat lain. P.J. Veth, profesor geografi dan etnologi dari Belanda, berpendapat Majapahit baru runtuh sesudah 1410 saka (1488 M). Dalam Java: Geographisch, Ethnologisch, Historisch (1875-1882), Veth menyebutkan beberapa permasalahan Majapahit Akhir, khususnya mengenai Girindrawarddana. Di antaranya, dia memakai sumber Prasasti Girindrawarddhana yang dikeluarkan pada 1408 saka (1486 M).


Pada 1899, G.P. Rouffaer dalam Wanneer is Madjapahit Gevallen? juga secara panjang lebar mengupas masalah keruntuhan Majapahit. Dia berpendapat kerajaan itu tumbang antara 1516 dan 1521, yaitu sekira 1518.


Kemudian sejarawan Belanda, N.J Krom berpendapat Majapahit masih berdiri sampai 1521. Bahkan, berdasarkan temuan prasasti tembaga dari daerah Malang, Prasasti Pabanolan (1463 saka atau 1541 M), Krom berpendapat Majapahit masih ada pada 1541 M.


Lebih jauh, Krom tak setuju keruntuhan Majapahit karena serangan koalisi daerah Islam pesisir, yang dipimpin Demak. Menurutnya, Majapahit bubrah akibat serangan kerajaan Hindu lainnya dari Kadiri, yaitu dinasti Girindrawarddhana. Dinasti ini kemudian meneruskan pemerintahan Majapahit sampai beberapa lamanya.


Arkeolog Belanda W.F. Stutterheim menduga Majapahit berakhir antara 1514 dan 1528, yaitu 1520. Itu dengan menyadari berakhirnya Majapahit tidak benar-benar diketahui pasti.


Adapun B.J.O Schrieke, indolog, etnolog, dan sejarawan Belanda, mengemukakan Majapahit runtuh pada 1468 M ketika diserang oleh Bhattara ring Dahanapura dengan bantuan raja-raja daerah pesisir. Bhattara ring Dahanapura yang dimaksud tak lain adalah Bhattara I Klin atau Dyah Wijayakarana Girindrawarddhana yang meninggal pada 1396 saka (1474 M). Pada waktu itu raja Majapahit adalah Sinhawikramawarddhana.


Muhammad Yamin juga mengemukakan pendapatnya soal masalah akhir Majapahit. Menurutnya, Majapahit runtuh antara 1522 dan 1528, yaitu sekira 1525. Pendapatnya berdasarkan keterangan penjelajah Italia, Pigaffeta, yang menyebut adanya Majapahit (Magepaher) pada 1522.


Selain itu, pendapat Yamin juga didasarkan pada keterangan Joao de Barros, sejarawan Portugis, yang menyebut daerah Panarukan mengirim duta ke Malaka pada 1528. Dengan adanya perjanjian antara Panarukan dan Portugis pada 1528, Yamin menafsirkan kalau pusat politik Majapahit sudah tak ada lagi.


Sementara itu, Hasan Djafar percaya kalau 1400 saka lebih masuk akal jika ditafsirkan sebagai peristiwa perebutan takhta Majapahit oleh Girindrawarddhana Dyah Ranawijaya terhadap Bhre Krtabhumi. “Dalam penyerangan itu, Bhre Krtabhumi gugur di kadaton dan Ranawijaya sebagai pewaris sah berhasil menguasai kembali Majapahit,” kata Hasan.


Menurut Hasan, selain prasasti Raja Girindrawarddhana (1408 saka), bukti lain yang menguatkan Majapahit masih lama berdiri yaitu pembangunan tempat keagamaan bercorak Hindu di lereng Gunung Penanggungan pada masa Ranawijaya antara 1408-1433 saka (1486-1511 M).


Hasan menjelaskan, antara 1518 dan 1521, terjadi pergeseran politik di Majapahit yaitu beralihnya penguasaan Majapahit ke tangan Adipati Unus yang memerintah di Demak. Hal itu berdasarkan pemberitaan Pigafetta pada 1522 bahwa Pati Unus adalah raja Majapahit yang sangat berkuasa ketika masih hidup.


“Pati Unus meninggal pada 1521. Jadi memang benar jika pada 1522 Pigafetta menyebutkan Pati Unus sebagai penguasa Majapahit dengan kata-kata ‘ketika rajanya (Pati Unus) masih hidup’,” tulis Hasan.


Dengan dikuasainya Majapahit oleh Pati Unus, kerajaan ini pun kehilangan kedaulatannya. “Dengan demikian, pada 1519 untuk sementara dianggap sebagai saat keruntuhan Majapahit,” ujar Hasan.


Namun, Hasan menambahkan, dengan berakhirnya Majapahit, bukan berarti semua bekas kekuasaan Majapahit menjadi Islam setelah direbut Demak. Pasalnya, hingga abad 17, daerah Blambangan masih menjadi kekuasaan Hindu.*

Komentar

Dinilai 0 dari 5 bintang.
Belum ada penilaian

Tambahkan penilaian
bg-gray.jpg
Sebelum menjadi sentra kuliner seperti sekarang, kawasan Jalan Sabang pernah menjadi tempat nongkrong anak gaul Jakarta hingga tempat mangkal tante-tante kesepian.
bg-gray.jpg
Klub sepakbola yang dibangun komunitas Arab Pekalongan ini tak bisa dianggap remeh. Kendati kerap didera kesulitan finansial, Alhilaal berhasil merengkuh gelar juara.
bg-gray.jpg
After leading the PETA uprising in Blitar, Supriyadi fled to the jungle and disappeared. It is believed that he was secretly killed by the Japanese as his body is nowhere to be found to this day.
bg-gray.jpg
Kala ditugaskan ke Pontianak, Rudy Blatt dapat informasi pembantaian rakyat oleh Jepang. Berinisiatif mencari para penjahat perang Jepang itu.
Mahmoud Abbas tak punya legitimasi, kata sejarawan Vijay Prashad. Pemimpin Palestina sebenarnya ada di penjara, salah satunya Marwan Barghouti.
Mahmoud Abbas tak punya legitimasi, kata sejarawan Vijay Prashad. Pemimpin Palestina sebenarnya ada di penjara, salah satunya Marwan Barghouti.
Rudy Pirngadie jenderal berbintang pudar. Gemerlap justru memancar dari bintangnya di dunia musik. Dijuluki Buaya Keroncong hingga Jenderal Keroncong.
Rudy Pirngadie jenderal berbintang pudar. Gemerlap justru memancar dari bintangnya di dunia musik. Dijuluki Buaya Keroncong hingga Jenderal Keroncong.
Donald Trump menghina Paus Leo XIV. Dahulu Napoleon menangkap dua Bapa Suci.
Donald Trump menghina Paus Leo XIV. Dahulu Napoleon menangkap dua Bapa Suci.
Dari bergeliat, peternakan-peternakan sapi perah di seantero Jakarta perlahan menghilang akibat gejolak politik. Ada banyak haji di balik industri tersebut.
Dari bergeliat, peternakan-peternakan sapi perah di seantero Jakarta perlahan menghilang akibat gejolak politik. Ada banyak haji di balik industri tersebut.
Perjalanan 50 tahun Apple penuh inovasi dan tantangan, bermula dari garasi hingga rmenjadi raksasa teknologi global.
Perjalanan 50 tahun Apple penuh inovasi dan tantangan, bermula dari garasi hingga rmenjadi raksasa teknologi global.
Dalam kisah legenda Jawa, Roro Mendut dikenal sebagai wanita yang berani mendobrak anggapan merokok identik dengan laki-laki. Ia berjualan rokok demi menolak dipinang sang punggawa istana.
Dalam kisah legenda Jawa, Roro Mendut dikenal sebagai wanita yang berani mendobrak anggapan merokok identik dengan laki-laki. Ia berjualan rokok demi menolak dipinang sang punggawa istana.
transparant.png
bottom of page