top of page

Polemik Keruntuhan Majapahit

Dinyatakan runtuh tetapi masih eksis. Para pakar berbeda pendapat soal keruntuhan Majapahit.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Litografi reruntuhan Candi Menakjingga, Trowulan karya Auguste van Weissenbruch. (KITLV).

  • 28 Mar 2018
  • 3 menit membaca

SAMPAI sekarang masih banyak yang percaya berita tradisi bahwa Kerajaan Majapahit runtuh pada 1400 saka (1478 M). Keruntuhannya disimpulkan dalam candrasengkala sirna ilang kertaning bhumi.


Pembahasan soal keruntuhan Majapahit masih belum berakhir hingga kini. Arkeolog Hasan Djafar menyebut bukti-bukti sejarah memperlihatkan kerajaan itu masih ada sampai beberapa tahun kemudian.


“Sumber sejarah Majapahit akhir yang ada sangat sedikit jumlahnya. Selain itu, sumber-sumber yang ada tidak banyak memberikan keterangan,” tulis Hasan dalam Masa Akhir Majapahit.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Beranjak remaja di tengah berseminya pergerakan, Semaoen “dibentuk” Sneevliet guna merintis jalan revolusioner.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah suffered a series of losses during her life. She lost four of her loved ones in a very short time.
bg-gray.jpg
Sebagai pegawai kereta api, masa depan Semaoen terjamin. Namun, dia memilih terjun ke pergerakan karena melihat ketidakadilan yang dialami rakyat jajahan.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s first marriage ended in tragedy. Her husband was shot and killed by Dutch soldiers. Her second spring of love unfolded with Soebadio Sastrosatomo.
transparant.png
bottom of page