- 27 Agu 2024
- 6 menit membaca
Diperbarui: 26 Jun
BELUM lama ini, ketua umum partai besar yang baru terpilih secara aklamasi sekaligus seorang menteri menyinggung perihal “raja Jawa”. Katanya, bisa celaka kalau main-main dengan raja Jawa.
Tentu saja publik bertanya-tanya. Tak terkecuali Megawati Sukarnoputri, ketua umum PDIP. Sayangnya, publik justru diminta menafsirkan sendiri-sendiri oleh seorang staf yang mewakili rezim.
“Jawa” yang dimaksudkannya kemungkinan besar mengacu pada etnis, yakni orang-orang-orang yang mendiami Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur. Sebab, masyarakat di Jawa bagian barat beretnis Sunda.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















