top of page

Rakyat Wehale Melawan Tentara Fasis Jepang

Rakyat Wehale teguh beriman di bawah ancaman bedil tentara fasis Jepang. Banyak yang terbunuh, tetapi dua gadis berani menyembunyikan bejana suci dari penjarahan tentara Jepang.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Pelabuhan Atapupu di Belu, NTT pada masa Hindia Belanda. (Wikipedia.org)

  • 29 Jul 2024
  • 3 menit membaca

Diperbarui: 23 Jun

KERAJAAN Wewiku-Wehale terletak selatan Belu, Nusa Tenggara Timur. Kerajaan itu tentu punya hubungan dengan dunia luar. Dalam Sejarah Kebangkitan Nasional Daerah Nusa Tenggara Timur, Widyatmika dkk. menyebut kerajaan itu sekitar tahun 1642 berhubungan dengan imperium Makassar di Sulawesi Selatan.


Buku Indonesia Membangun Volume 4 menyebut Wehale merupakan kerajaan federasi yang punya raja-raja bawahan. Kerajaan tersebut adalah saingan Portugis. Kerajaan Wehale akhirnya memeluk Islam. Rosihan Anwar dalam Sejarah Kecil "petite histoire" Indonesia Volume 1, menyebut Raja Wehale memeluk Islam ketika merasa terancam oleh orang Eropa di daerahnya.


Sebagai pesaing, Portugis memerlukan persekutuan untuk melemahkan kerajaan tersebut. Lewat persekutuan dengan kerajaan-kerajaan bawahan Wehale, Portugi berhasil memperkuat posisi politiknya. Sebagian Wehale pun masuk Timor Portugal, sementara Wehale yang lain kemudian jadi bawahan Belanda.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
KH Chalimi once led the Surabaya student movement opposing Suharto’s re-election as president. He was arrested and then detained at the notorious Kalisosok Prison.
bg-gray.jpg
Bukan tanpa alasan Ahmad Subardjo dijuluki “Sang Penjamin Kemerdekaan”. Namun, dia malah absen saat kemerdekaan diproklamasikan Sukarno.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s first steps in Batavia led her into the arena of the national movement.
bg-gray.jpg
Setelah kembali ke Indonesia, Ahmad Subardjo menjadi pengacara yang diawasi ketat oleh pemerintah kolonial Belanda. Menepi dari aktivitas politik, Subardjo pergi ke Jepang.
Tak hanya mengerahkan satu regu POM ABRI, Manila merekrut seorang pemain untuk dijadikan“informan” khusus guna mengusir hantu suap.
Tak hanya mengerahkan satu regu POM ABRI, Manila merekrut seorang pemain untuk dijadikan“informan” khusus guna mengusir hantu suap.
Penutup kepala yang sekaligus menunjang penampilan dan gaya.
Penutup kepala yang sekaligus menunjang penampilan dan gaya.
Nani Wijaya menari sejak SD, tampil di Istana Negara dan mancanegara. Mulai main film ketika duduk di bangku SMP.
Nani Wijaya menari sejak SD, tampil di Istana Negara dan mancanegara. Mulai main film ketika duduk di bangku SMP.
Tak sengaja ditemukan di sebuah zaman, sampai sekarang “susu basi” ini jadi hidangan lezat nan sehat.
Tak sengaja ditemukan di sebuah zaman, sampai sekarang “susu basi” ini jadi hidangan lezat nan sehat.
Saat masih aktif, kapal ini kalah duel dan tenggelam di Selat Sunda. Setelah menjadi bangkai, besi-besinya dicuri. Replikanya di Museum Bahari, hangus dilalap api.
Saat masih aktif, kapal ini kalah duel dan tenggelam di Selat Sunda. Setelah menjadi bangkai, besi-besinya dicuri. Replikanya di Museum Bahari, hangus dilalap api.
Sebuah pameran yang tak semata untuk merespon kondisi kekinian, tapi juga untuk menghidupkan sekaligus mengabadikan Balai Budaya selaku tempat bersejarah dalam dunia seni-budaya bangsa.
Sebuah pameran yang tak semata untuk merespon kondisi kekinian, tapi juga untuk menghidupkan sekaligus mengabadikan Balai Budaya selaku tempat bersejarah dalam dunia seni-budaya bangsa.
transparant.png
bottom of page