top of page

Rencana Ibukota Pindah ke Surabaya

Daendels pernah akan memindahkan ibu kota ke Surabaya. Alasannya kesehatan dan pertahanan, namun gagal karena kekurangan dana.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Gubernur Jenderal Hindia Belanda Herman Willem Daendels karya pelukis Raden Saleh. (Rijksmuseum/Wikimedia Commons).

  • 11 Jul 2017
  • 3 menit membaca

Diperbarui: 2 Mei

PRESIDEN Joko Widodo telah memutuskan ibukota negara pindah ke Kalimantan Timur. Ternyata, pemindahan ibukota sudah direncanakan sejak zaman kolonial. Dan Gubernur Jenderal Hindia Belanda Herman Willem Daendels ingin memindahkan ibukota dari Batavia ke Surabaya.


Achmad Sunjayadi, sejarawan Universitas Indonesia, mengatakan ada dua faktor yang membuat Daendels ingin memindahkan pusat pemerintahan dari Batavia ke Surabaya. Pertama, alasan kesehatan karena di Batavia banyak sumber penyakit. Kedua, alasan pertahanan, di Surabaya terdapat benteng dan pelabuhan.


“Batavia sempat dijuluki sebagai Koningin van den Oost (Ratu dari Timur), namun kemudian terkenal sebagai kuburan orang Belanda karena banyaknya penyakit malaria dan kolera,” kata Sunjayadi. Kematian Gubernur Jenderal Hindia Belanda Jan Pieterszoon Coen karena penyakit kolera membuktikan betapa buruknya kawasan Batavia.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo menjadi menteri luar negeri pertama tetapi tidak berlangsung lama. Setelah berganti pemerintahan, Subardjo hidup dari penjara ke penjara semasa revolusi.
bg-gray.jpg
Dari mimpi didatangi roh raja Klungklung hingga “janjian” dengan Bung Hatta enggan dimakamkan di TMP Kalibata. The untold story Ahmad Subardjo.
bg-gray.jpg
Setelah Indonesia merdeka, Ahmad Subardjo ditunjuk sebagai menteri luar negeri pertama. Sepanjang hidupnya berkutat dengan urusan diplomasi dan hubungan luar negeri.
bg-gray.jpg
Memperingati Krakatau bukan semata-mata mengenang 1883. Kita perlu membaca kembali lanskap yang masih hidup.
Dari 194 ribu koleksi, 817 benda bersejarah Museum Gajah mengalami kerusakan ringan hingga berat pasca-kebakaran.
Dari 194 ribu koleksi, 817 benda bersejarah Museum Gajah mengalami kerusakan ringan hingga berat pasca-kebakaran.
Ketidakadilan dalam alokasi jumlah kontenstan Piala Dunia 1966 picu kemarahan negara-negara Afrika.
Ketidakadilan dalam alokasi jumlah kontenstan Piala Dunia 1966 picu kemarahan negara-negara Afrika.
Produksi penulisan sejarah maupun penyebaran informasi kesejarahan harus merespons situasi zaman.
Produksi penulisan sejarah maupun penyebaran informasi kesejarahan harus merespons situasi zaman.
Donald Trump meramaikan turnamen akbar sumo. Olahraga khas Jepang yang berakar sejak 20 abad silam.
Donald Trump meramaikan turnamen akbar sumo. Olahraga khas Jepang yang berakar sejak 20 abad silam.
Visi kelautan Indonesia bukan hanya mendatar, tetapi juga ke bawah: dasar samudera.
Visi kelautan Indonesia bukan hanya mendatar, tetapi juga ke bawah: dasar samudera.
Kekayaan Edward Colston diperoleh dari jual-beli budak. Fakta ini sejak lama memancing perdebatan layak-tidaknya kedermawanan seorang pedagang budak diabadikan dalam sebuah monumen kota.
Kekayaan Edward Colston diperoleh dari jual-beli budak. Fakta ini sejak lama memancing perdebatan layak-tidaknya kedermawanan seorang pedagang budak diabadikan dalam sebuah monumen kota.
transparant.png
bottom of page