top of page

Repatriasi 472 Artefak dari Belanda dengan Modalitas Berbeda

Upaya repatriasi melewati proses panjang. Hasilnya diperlihatkan dalam “Pameran Repatriasi” untuk membuka pintu riset sejarah bagi para akademisi.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Menteri Urusan Kebudayaan dan Media Belanda Gunay Uslu & Dirjen Kebudayaan RI Hilmar Farid menengok beberapa koleksi yang direpatriasi (Riyono Rusli/Historia)

30 Nov 2023
4 menit membaca

Diperbarui: 28 Jun

HAMPIR setiap agenda pengembalian benda bersejarah warisan peradaban Nusantara dari Belanda, modalitasnya adalah inisiatif niat baik dari Belanda atau sebagai hadiah dari negeri bekas penjajah. Itu berlangsung mulai dari 1970-an hingga 2020. Tetapi beda ceritanya saat ditangani Tim Repatriasi Koleksi Asal Indonesia di Belanda yang dibentuk pemerintah Indonesia. Proses repatriasi  yang dilakukannya kurun 2021-2023 memasuki babak baru.


Gebrakan baru itu berangkat dari persoalan yang timbul sebelumnya. Pada 2016, Ditjen Kebudayaan Kemendikbudristek RI menerima ribuan koleksi benda bersejarah dari Museum Delft karena museumnya gulung tikar.


“Ketika Pak Hilmar [Farid, dirjen Kebudayaan RI] ke Belanda 2016 itu kan tadinya Museum Delft bangkrut. Koleksinya itu mau diserahkan saja ke Indonesia. Tapi Pak Dirjen tegas bilang, enggak begitu dong caranya. Masak you enggak butuh, sekarang mau dibuang lagi ke Indonesia? Bahwa harus ada proses riset yang berkaitan dengan benda-benda tersebut. Ada enggak keterkaitan sejarahnya? Ada enggak aspek kultural penting terhadap benda-benda tersebut,” ujar Ketua Tim Repatriasi I Gusti Agung Wesaka Puja kepada Historia.ID.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Selepas meninggalkan militer, Gatot Soebroto ikut mendirikan IPKI dan lolos ke parlemen. Namun, dia mengundurkan diri karena diangkat sebagai wakil KSAD.
bg-gray.jpg
Gatot Soebroto nyentrik dan eksentrik dalam penampilan, perkataan, dan keyakinan. Jenderal humoris dan dekat dengan anak buah. Penyayang anak-anak dan pelindung umat Buddha.
bg-gray.jpg
Terlantar di negeri orang. Eks romusha bersama buruh Indonesia melakukan aksi propaganda, boikot, hingga pemogokan di Singapura.
bg-gray.jpg
Pengalaman dan usianya membuat Gatot Soebroto acap jadi tempat mengadu para perwira. Namanya tetap abadi di banyak tempat, mulai jalan-jalan protokol hingga RSPAD.
Inilah muasal syal, kipas bagi penguasa, jas untuk acara resmi, dan fungsi dasi.
Inilah muasal syal, kipas bagi penguasa, jas untuk acara resmi, dan fungsi dasi.
Tiada yang mustahil dalam sepakbola, termasuk ketika berpuasa. Toh, Rasulullah Saw. bersabda, “berpuasalah, niscaya kalian akan sehat.”
Tiada yang mustahil dalam sepakbola, termasuk ketika berpuasa. Toh, Rasulullah Saw. bersabda, “berpuasalah, niscaya kalian akan sehat.”
Trauma itu tak pernah hilang. Namun Kroasia tetap menatap ke depan hingga bisa berbangga dengan prestasi di Piala Dunia.
Trauma itu tak pernah hilang. Namun Kroasia tetap menatap ke depan hingga bisa berbangga dengan prestasi di Piala Dunia.
Penggunaannya untuk komunikasi telah ada sejak ribuan tahun silam. Di masa modern, merpati tetap jadi pilihan.
Penggunaannya untuk komunikasi telah ada sejak ribuan tahun silam. Di masa modern, merpati tetap jadi pilihan.
Para pengunjung dibawa tenggelam dalam sajian penuh kenangan di Festival Mesin Waktu 2019
Para pengunjung dibawa tenggelam dalam sajian penuh kenangan di Festival Mesin Waktu 2019
Secara resmi Perang Korea belum berakhir. Dan perseteruan pun masih kerap terjadi, yang antara lain diredakan dengan sebuah lapangan golf.
Secara resmi Perang Korea belum berakhir. Dan perseteruan pun masih kerap terjadi, yang antara lain diredakan dengan sebuah lapangan golf.
transparant.png
bottom of page