top of page

Samsi Maela Pejuang Jakarta

Dia memimpin gerakan bawah tanah di Jakarta. Bersama kelompoknya, gerakannya merepotkan Belanda.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Laskar perjuangan pada masa revolusi fisik. (Repro 30 tahun Indonesia Merdeka 1945-1949).

  • 28 Des 2023
  • 2 menit membaca

Diperbarui: 27 Jul

SEBUAH gubuk di daerah kampung di Jembatan Lima menarik perhatian aparat polisi Belanda di daerah pendudukan Jakarta. Sebagian polisi itu pun bergegas masuk ke gubuk itu. Setelah gubuk itu dimasuki, mereka menemukan seorang laki-laki kurus yang terbaring di sebuah dipan. Di dekat laki-laki itu terdapat sebuah dokumen yang tidak diketahui asal-usulnya. Laki-laki kurus itu mulanya mengaku tidak tahu apa-apa.


Cahaya di dalam gubuk pun kemudian makin terang benderang. Salah seorang polisi di dalam kemudian terkejut. Kata polisi yang terkejut itu, orang yang terbaring itu adalah Moestapha Doela alias Mustofa Dulah, orang yang mereka cari-cari.


Belanda sedang mujur. Aparat keamanannya di Betawi berhasil membekuk orang yang mereka anggap sebagai pemimpin geng teroris di Betawi sekitar akhir Agustus 1948. Moestapha Doela alias Mustofa Dulah adalah ketua geng Kelelawar. 

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
KH Chalimi once led the Surabaya student movement opposing Suharto’s re-election as president. He was arrested and then detained at the notorious Kalisosok Prison.
bg-gray.jpg
Bukan tanpa alasan Ahmad Subardjo dijuluki “Sang Penjamin Kemerdekaan”. Namun, dia malah absen saat kemerdekaan diproklamasikan Sukarno.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s first steps in Batavia led her into the arena of the national movement.
bg-gray.jpg
Setelah kembali ke Indonesia, Ahmad Subardjo menjadi pengacara yang diawasi ketat oleh pemerintah kolonial Belanda. Menepi dari aktivitas politik, Subardjo pergi ke Jepang.
Penutup kepala yang sekaligus menunjang penampilan dan gaya.
Penutup kepala yang sekaligus menunjang penampilan dan gaya.
Sebuah pameran yang tak semata untuk merespon kondisi kekinian, tapi juga untuk menghidupkan sekaligus mengabadikan Balai Budaya selaku tempat bersejarah dalam dunia seni-budaya bangsa.
Sebuah pameran yang tak semata untuk merespon kondisi kekinian, tapi juga untuk menghidupkan sekaligus mengabadikan Balai Budaya selaku tempat bersejarah dalam dunia seni-budaya bangsa.
Ada banyak cara memecahkan masalah kepadatan lalu-lintas ibukota. Salah satunya dengan menebeng.
Ada banyak cara memecahkan masalah kepadatan lalu-lintas ibukota. Salah satunya dengan menebeng.
Berbagai benda bersejarah di dalam ruang penyimpanan koleksi Museum Provinsi Sulawesi Tenggara hilang dibobol maling. Tak ada petugas keamanan dan CCTV.
Berbagai benda bersejarah di dalam ruang penyimpanan koleksi Museum Provinsi Sulawesi Tenggara hilang dibobol maling. Tak ada petugas keamanan dan CCTV.
A deep and balanced understanding about the events in 1959-1969 is required to achieve reconciliation.
A deep and balanced understanding about the events in 1959-1969 is required to achieve reconciliation.
transparant.png
bottom of page