top of page

Mengacau Banten, Kamid Tewas di Jakarta

Pernah ingin menyerahkan diri, Kamid yang rumit dua kali gagal menyerah. Berakhir kena timah panas.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Tempat penampungan bekas gerombolan Kamid di Banten saat ditinjau mantan Gubernur Sumatera Mr. Teuku Moh. Hasan (repro "Mimbar Penerangan, 1960")

17 Mei 2023
2 menit membaca

Diperbarui: 8 Mei

SUATU hari di awal tahun 1955, rumah Jaksa Agung Raden Soeprapto di Jakarta kedatangan seseorang dari Banten. Orang itu bukan orang sembarangan di Banten. Dia seorang bendeleider alias pemimpin gerombolan yang mengacau di daerah Banten. Kamid namanya.


“Kamid menyatakan bahwa ia bersama kelompoknya akan menyerah dan seterusnya setia kepada pemerintah RI. Sebagai bukti niat itu, ia menyerahkan sepucuk senjata api miliknya,” catat Iip D. Yahya dalam Mengadili Menteri Memeriksa Perwira: Jaksa Agung Soeprapto dan Penegakan Hukum di Indonesia Periode 1950-1959.


Sebuah janji lanjutan diutarakan Kamid si pengacau keamanan yang terkenal kejam meski punya niat untuk menyerah kepada pemerintah itu. Penyerahan massal akan diadakan di Serang, katanya.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Gatot Soebroto menjadi tentara Belanda ditentang sang ayah karena tidak ingin anaknya menjadi penindas bangsanya. Dia membuktikan diri sebagai tentara yang peduli kaum lemah hingga dicap sersan gila oleh atasannya.
bg-gray.jpg
Ikut dikirim ke Ambon, Gatot Soebroto dikira keluarganya sudah mati. Masa Pendudukan Jepang membuatnya “menukar” seragam dari KNIL ke PETA.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s long journey to fight for justice for women came to a halt during the Japanese occupation.
bg-gray.jpg
Gatot Soebroto berani dan suka berkelahi, yang berakibat dikeluarkan dari sekolah. Di balik sikap kerasnya, dia baik hati ibarat seharum tanjung tetapi sekeras baja.
Sebagaimana Premier League, Serie A, dan NBA, akhirnya F1 juga membatalkan ajang balapannya. Menghindari pengalaman enam dekade lampau.
Sebagaimana Premier League, Serie A, dan NBA, akhirnya F1 juga membatalkan ajang balapannya. Menghindari pengalaman enam dekade lampau.
Sejak awal diselenggarakan, pesta rakyat tahunan ini tetap mempertahankan fondasi utamanya.
Sejak awal diselenggarakan, pesta rakyat tahunan ini tetap mempertahankan fondasi utamanya.
Tak dikaruniai anak, perempuan ini menanam pohon hingga hampir 70 tahun. Mengubah empat kilometer jalan gersang menjadi teduh.
Tak dikaruniai anak, perempuan ini menanam pohon hingga hampir 70 tahun. Mengubah empat kilometer jalan gersang menjadi teduh.
Wangi Camelia mengundang selera untuk meminumnya.
Wangi Camelia mengundang selera untuk meminumnya.
Perayaan Imlek sempat dilarang pada zaman Belanda dan Orde Baru. Kini dirayakan dengan semarak.
Perayaan Imlek sempat dilarang pada zaman Belanda dan Orde Baru. Kini dirayakan dengan semarak.
Kisah pengungsi Suriah yang ingin mengusir kesuraman masa depan lewat sepakbola. Disajikan dengan intim dan humanis.
Kisah pengungsi Suriah yang ingin mengusir kesuraman masa depan lewat sepakbola. Disajikan dengan intim dan humanis.
transparant.png
bottom of page