- 20 Mar 2025
- 2 menit membaca
SETELAH ada laporan bahwa Mayor Lukman menghamili gadis desa, maka Jenderal Nagabonar memberi tindakan. Dalam sebuah upacara, diumumkan pangkat Mayor Lukman diturunkan menjadi sersan mayor. Lukman pun pingsan mendengarnya.
Meskipun adegan kocak dalam film Nagabonar (1986) itu hanyalah sebuah hiburan, ia tetap berangkat dari fakta historis. Adegan tersebut menggambarkan bagaimana situasi di masyarakat bawah saat Perang Kemerdekaan. Termasuk soal masih acak-acakannya organisasi militer, yang dibuktikan dengan kepangkatan.
Pangkat mayor yang disandang Lukman sebelum dihukum dengan pangkat sersan mayor yang disandangnya pasca-dihukum, merupakan dua pangkat yang tingkatannya berbeda jauh. Yang pertama termasuk pangkat perwira menengah, yang terakhir bintara. Meski begitu, ada keterkaitan sejarah antara mayor dengan sersan mayor.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















