top of page

Sejarahnya Campursari Bikin Ambyar Emosi

Genre musik campursari berkembang sejak 1955. Dahulu kondang nama seniman campursari, seperti Andjar Any dan Manthous. Sementara di masa kini, ada nama Didi Kempot.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Konser campursari Didi Kempot pada Pekan Kebudayaan Nasional 2019 di Istora Senayan. (Fernando Randy/Historia.ID).

  • 6 Mei 2020
  • 3 menit membaca

Diperbarui: 5 Mei 2025

KABAR duka kembali datang dari dunia seni tanah air. Dionisius Prasetyo atau yang dikenal dengan nama Didi Kempot, meninggal dunia pagi tadi (05/05) di rumah sakit Kasih Ibu, Solo. Penyanyi yang baru-baru ini dijuluki Godfather of Brokenheart ini sudah berkecimpung di dunia seni sejak tahun 1984, sebagai pengamen jalanan. Dari situ, anak seniman lawak Ranto Edi Gudel ini mulai merangkak ke panggung seni dan masuk dapur rekaman, bahkan moncer hingga Suriname.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Di usianya yang masih muda, Semaoen memimpin dan menggerakkan serikat buruh. Dia memperjuangkan pekerja tertindas dengan melancarkan pemogokan, sampai diusir pemerintah kolonial.
bg-gray.jpg
Beranjak remaja di tengah berseminya pergerakan, Semaoen “dibentuk” Sneevliet guna merintis jalan revolusioner.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah suffered a series of losses during her life. She lost four of her loved ones in a very short time.
bg-gray.jpg
Sebagai pegawai kereta api, masa depan Semaoen terjamin. Namun, dia memilih terjun ke pergerakan karena melihat ketidakadilan yang dialami rakyat jajahan.
transparant.png
bottom of page